Geger, Anak-anak di Pulau Ini Wajib Lihat Orangtua Berhubungan Ranjang

Suku di Pasifik
Sumber :
  • Istimewa

Marquesas – Terdapat sebuah tradisi aneh di sebuah pulau di samudera Pasifik. Tradisi di pulau itu mewajibkan anak-anak untuk melihat orang tua mereka berhubungan ranjang.

img_title Telkom Kembali Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026, Perkuat Peran Penggiat Budaya di Masa Transformasi

Hubungan intim merupakan kebutuhan biologis bagi setiap manusia. Meski demikian, hubungan laiknya suami-istri itu tidak bisa dilakukan sembarangan.

Suku di Pasifik

Photo :
  • Istimewa
img_title Misi Budaya 2026 Jadi Ajang Diplomasi Budaya Pelajar Indonesia di Enam Negara Eropa

Jika dalam ajaran budaya Timur, hubungan seks sebaiknya dilakukan setelah menikah dan dilakukan di tempat tertutup dari orang lain. Lain halnya dengan kebudayaan di Pulau Marquesas. Di pulau itu, berhubungan badan antara suami istri rupanya harus disaksikan anak-anak mereka.

Dilansir dari Orissapost, Rabu, 22 November 2023, Pulau Marquesas diberkahi dengan keindahan alam yang memukau siapa saja yang melihatnya. Tak hanya itu, pulau ini rupanya menyimpan kebudayaan yang cukup tabu bagi budaya lain bahkan kerap ditentang oleh dunia luar.

img_title Liburan ke Bali Saat Hari Galungan, Ini Deretan Destinasi Favorit untuk Wisatawan

Kebudayaan yang dimaksud adalah hubungan seks yang dianggap penting. Bahkan hubungan seks dikaitkan dengan kesejahteraan anak-anak mereka.

Hal ini menyebabkan semua anak dalam suatu keluarga wajib hadir ketika orang tua mereka tengah melakukan hubungan seks.

Anak-anak akan diminta duduk dengan nyaman dan tenang sembari memerhatikan adegan orangtuanya. Mereka bahkan dilarang memalingkan mata dan wajib mencatat semua yang mereka lihat. Mulai dari gerakan tubuh, suara, hingga posisi berhubungan.

Suku di Pasifik

Photo :
  • Istimewa

Masyarakat Pulau Marquesas melakukan hal ini agar anak-anak mereka bisa belajar menyenangkan pasangan ketika mereka dewasa nanti.

Meski terdengar aneh, namun masyarakat Pulau Marquesas tetap menjunjung tinggi kebudayaan mereka dan beranggapan lebih baik anak-anak mereka diajari sendiri daripada belajar dari orang lain.

Anggota Komisi X DPR RI Adela Kanasya

Anggota DPR: Festival Banjari Nasional Jadi Benteng Pelestarian Seni Budaya Islam

Adela mengatakan, Festival Banjari bukan sekadar perlombaan seni religi, tetapi menjadi media untuk menjaga warisan budaya Islam Nusantara agar tetap hidup.

img_title
VoxPop.co.id
21 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut