Mengenal Ritual Pati Geni, Cara Khusus agar Bisa Enteng Jodoh
- chillopedia.com
VoxPop Lifestyle – Bicara soal jodoh memang misteri dan setiap orang sudah memiliki takdirnya masing-masing. Tak heran jika apa yang kita inginkan terkadang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Sama halnya saat kita terlalu mengharapkan seseorang yang bukan menjadi takdir kita. Tentu saja itu hal bodoh yang kerap dilakukan seseorang saat menantikan orang-orang yang sebenarnya bukan menjadi milik kita.
Memang, jodoh itu di tangan Tuhan namun sebagai manusia kita harus berusaha mencari. Meskipun sudah berusaha semaksimal mungkin, kadang jodoh tak juga didapatkan. Hingga akhirnya cara-cara khusus pun dilakukan oleh seseorang demi mendapatkan orang-orang yang diinginkan.
Seperti salah satunya dengan melakukan ritual-ritual tertentu. Seperti kita ketahui, Indonesia kaya akan budaya dan keanekaragaman terutama di daerah Jawa. Tidak sedikit ritual dilakukan oleh sebagian warganya untuk dengan mudah mendapatkan orang yang diinginkan atau bisa bikin enteng jodoh.
Dari berbagai ritual yang ada di Jawa, Pati Geni menjadi salah satu paling terkenal dan masih dilakukan hingga saat ini. Banyak yang percaya kalau ritual ini sanggup memberikan seseorang kemudahan dalam jodoh. Bahkan, katanya jodoh macam apa pun bisa didapatkan hanya dengan melakukan ritual ini.
Ilustrasi meditasi
- Freewallpaper
Menurut berbagai sumber, Pati Geni ini merupakan sebuah ritual berbentuk puasa yang tidak mudah dilakukan untuk semua orang. Fisik terutama, harus benar-benar kuat karena ritual ini bisa dikatakan sangatlah ekstrem. Tapi, setelah selesai nanti, khasiatnya sangat luar biasa terasa bagi yang menjalaninya. Anda pasti penasaran dengan ritual Pati Geni bukan? Simak selengkapnya ulasan berikut ini.
Ritual Pati Geni Luar Biasa Sangat Berat
Ritual satu ini tidak ada bedanya dengan Mutih, Ngebleng, atau Ngeluwang, di mana dilakukan dengan cara berpuasa.
Dalam ritual ini sang pelaku harus menahan lapar dan haus, selain itu mereka juga diharuskan untuk memadamkan api. Maksudnya adalah dengan menghilangkan segala nafsu untuk sementara. Orang Jawa sendiri memang menganalogikan nafsu sebagai api atau geni.
Berpuasa dan berdiam diri di Tempat Gelap
