Momen Guru Besar UGM Minta Maaf, Adiknya Rela Tak Lanjut SMA Demi Lanjutkan Kuliahnya

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM)
Sumber :
  • UGM

VoxPop Lifestyle – Kisah haru seorang guru besar universitas baru-baru ini viral di media sosial. Bagaimana tidak, cerita hidupnya sukses bikin sejumlah warganet menuai decak kagum hingga dijadikannya inspirasi bagi banyak orang.

img_title Prabowo Bakal Pidato di Sidang Tahunan MPR 14 Agustus, Presiden-Wapres Terdahulu Diundang

Ini adalah kisah seorang guru besar Fakultas Teknik UGM bernama Prof Sarjiya. Bagaimana kisah haru seorang dosen UGM ini? Scroll untuk baca artikel selengkapnya yang telah kami himpun dari berbagai sumber;

Sukses Menjadi Guru Besar UGM

img_title Fadli Zon Soal Pidato 'Londo Ireng' Prabowo: Cuma Bercanda, Kalau Bukan Pengkhianat Tak Perlu Tersinggung

Dia adalah Prof Sarjiya, seorang dosen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia resmi dikukuhkan sebagai guru besar di ruang balai senat UGM pada Kami 1 Februari 2024 lalu.

Saat dirinya dikukuhkan sebagai guru besar, ada momen haru yang membuat sejumlah para hadirin yang tiba di tempat seketika menitihkan air mata hingga dibuat kagum. Hal tersebut bermula saat Sarjiya menyampaikan kisah haru soal adiknya di hadapan para hadirin atau tamu undangan. 

img_title Jenderal Sigit soal Isu Pergantian Kapolri: Itu Hak Prerogatif Presiden

Momen haru semakin terasa, saat Guru Besar UGM ini membacakan pidato pengukuhannya dengan suara bergetar dan matanya berkaca-kaca, mengingat pengorbanan yang dilakukan kedua orangtua serta keluarganya.

Beberapa kali, dia juga terlihat harus berhenti sejenak membacakan teks pidato untuk menyeka air matanya yang mengalir deras. Di mana dalam pidato tersebut, terselip doa untuk sang adik yang rela mengorbankan dirinya dengan tidak lagi melanjutkan sekolahnya. 

Hal tersebut mengingat, kondisi keuangan keluarga yang sangatlah minim jika harus membiayai dua orang sekaligus. Dalam video tersebut juga, dosen UGM ini pun turun menghampiri kedua orangtunya untuk meminta maaf sekaligus mengucapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada mereka.

Berkat perjuangannya, guru besar ini tidak bisa mencapai titik sekarang. Dalam video tersebut, ia pun sukses dibuat nangis sesegukan saat sungkem dan memeluk erat tubuh kedua orangtunya.

"Terima kasih sebesar-besarnya saya haturkan kepada orang tua saya, bapak Pujidiono almarhum dan ibu saya ibu Sumirah yang telah mengasuh, membesarkan, mendidik, memberikan keteladanan dan menumpahkan semua kasih sayang kepada saya," kata Prof Sarjiya sambil menahan tangis, mengutip unggahan video yang dibagikan ulang oleh akun Instagram @infipop.id.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut