Wanita ini Putuskan Jadi Mualaf Usai Temukan Islam Saat SMA

Alma Campos
Sumber :
  • Tanggapan layar video YouTube

Jakarta, VoxPop – Alma Campos merupakan seorang direktur sekolah Islam di Chicago dan juga pendiri dari Yayasan Ujala. Lahir dari keluarga Katolik di Meksiko membuatnya benar-benar terikat dengan budaya Katolik di Meksiko. 

img_title Kisah Perjalanan Spiritual Robert Bauer: Eks Timnas Jerman yang Putuskan Mualaf Usai Bertemu Sang Istri

Di keluarganya dia hanya diberi pemahaman tentang gagasan Ketuhanannamun tidak mengerti tentang konsep Yesus. Namun begitu, mau tidak mau ia harus percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, walaupun ia merasa bahwa tidak masuk akal baginya.

Beranjak remaja, Alma dimasukkan ke sekolah Katolik oleh sang ibu dari sanalah dia memulai perjalanan spiritualnya. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

img_title Masih Ingat Wolfgang Pikal? Eks Asisten Pelatih Alfred Riedl di Timnas Indonesia

"Orang tua saya memasukkan saya ke sekolah menengah Katolik khusus putri. Selama bersekolah di sana kami harus menghadiri Misa dan salah satu hal yang dilakukan selama Misa adalah melakukan tanda salib," kata dia dikutip dari YouTube Neo Oswald.

Menariknya saat dirinya menjalani Misa, dia memperhatikan ada orang yang duduk di sampingnya tidak melakukan tanda salib. Saat itu dia bertanya mengapa wanita di sebelahnya tidak melakukan tanda salib, dan dia merasa aneh dengan orang di sebelahnya itu.

img_title DPR Tak Setuju Siswa SMA/SMK di Jabar Kembali Bayar SPP, Minta Kemendikdasmen Turun Tangan

"Saya tidak tau apa yang menyebabkan hal itu, tapi saya baru menyadari bahwa melakukan tanda salib selalu membawa sesuatu yang buruk. Saya tidak begitu ingat apa itu, tapi saya merasa itu bukan perasaan yang baik dan tidak relevan. Tapi bagi saya itu sangat berdampak untuk mengatakan bahwa hal itu tidak benar," katanya. 

Saat itu dia kemudian memulai percakapan dengan wanita di sebelahnya itu dan diketahui bahwa wanita di sebelahnya itu adalah seorang Muslim.

Pada saat itu, Alma berkata bahwa wanita di sebelahnya tidak menggunakan hijab dan dia juga tidak terlalu mengerjakan ajaran Islam. Meski demikian, dari percakapan itu,menyadarkan Alma bahwa ada agama lain selain yang dianutnya. 

Dari sana keduanya kemudian menjadi teman baik. Keduanya juga sering membicarakan banyak hal secara mendalam seperti Keesaan Tuhan, Kenabian Yesus dan utusan-utusan Allah yang lain serta penciptaan alam semesta yang membuatnya begitu takjub.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut