Jadi Gaya Hidup Urban, Tren Olahraga Lari Kini Dapat Makin Fleksibel

Ilustrasi lari.
Sumber :
  • Freepik/master1305

Jakarta, VoxPop – Olahraga lari menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir. Peminatnya pun meluas sampai ke kalangan  masyarakat urban. Bukan sekadar olahraga untuk menjaga kebugaran, lari sudah menjadi gaya hidup sehat yang populer.

img_title 3 Aplikasi AI untuk Transkrip Video 2026, Ketika Editing dan Dokumentasi Menjadi Lebih Efisien

Berbagai lomba lari digelar di banyak kota besar pun diikuti ribuan peserta. Kendati demikian, jadwal yang padat dan tingginya biaya mengikuti lomba lari konvensional kerap menjadi kendala karena tidak semua orang mempunyai kesempatan untuk ambil bagian.

Hal ini melatarbelakangi hadirnya 99 Virtual Race untuk pelari yang ingin mengikuti perhelatan lari dengan lebih fleksibel tanpa mengurangi esensi dan substansi olahraga lari. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

img_title 10 Keunggulan Aplikasi AI dalam Dunia Kerja, Dari Menyusun Strategi hingga Membantu Pengambilan Keputusan Lebih Cepat

Menurut Chief Executive Officer (CEO) 99 Virtual Race Stevie Go, platform lomba virtual berupa aplikasi ini memungkinkan siapa saja untuk berpartisipasi dalam tantangan kebugaran.

“Mereka bisa berlari kapan saja dan di mana saja, sambil tetap berkesempatan mendapatkan medali dan hadiah menarik,” ujar Stevie Go.

img_title 3 Aplikasi AI Terbaru Hadir dengan Kemampuan Multimodal, Saat Teks, Gambar, Audio, dan Video Menyatu dalam Satu Platform

Aplikasi 99 Virtual Race

Photo :
  • ist

Sejak hadir pada 2017, aplikasi yang tersedia di Play Store dan App Store ini sudah diunduh lebih dari 181.000 kali di 25 negara dengan akumulasi jarak lari lebih dari 10,8 juta kilometer.

Selain itu, aplikasi ini juga sudah menyelenggarakan 233 perhelatan lari dengan 172 di antaranya kolaborasi perhelatan lari. Total donasi yang berhasil dikumpulkan dalam perhelatan lari lewat aplikasi 99 Virtual Race mencapai lebih dari Rp1,4 miliar.

Aplikasi 99 Virtual Race memberikan fleksibilitas kepada para pelari untuk memilih  lokasi lari sendiri dan mengirimkan data lari mereka melalui integrasi dengan platform  populer seperti Garmin Connect, Strava, dan Fitbit.

Dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), aplikasi ini juga memastikan keamanan dan keabsahan data lari yang dikirimkan.

“Kami memanfaatkan AI untuk meminimalkan penipuan data selama perlombaan, sehingga semua peserta mendapatkan pengalaman yang adil dan transparan,” ucap Stevie Go.

Sementara, Chief Creative Officer (COO) 99 Virtual Race David Aryadi mengungkapkan selain tema-tema perhelatan yang terkonsep dan bervariatif, daya  tarik virtual run 99 Virtual Race adalah pada desain medalinya yg unik dan berkualitas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut