Indonesia Comic Con, Saatnya Anak Muda Eksplorasi Karya Kreatif
- VoxPop/ Hamida Hanum
"Acara ICC ini akan merayakan pilar-pilar kreatif yang diantaranya adalah: comic, movie, toys, music, games, lifestyle, sampai dengan cosplay," ujar Lulu Anwar, Project Manager ICC. ICC juga sering menjadi tempat yang tepat bagi seniman untuk berjejaring dengan profesional internasional, sehingga memungkinkan mereka untuk memperkaya ide dan meningkatkan kualitas karya mereka agar mampu bersaing di pasar global.
Pada tahun ini, AKSI merilis 175 komik dan cergam yang akan dipamerkan di ICC. "Itu merupakan kerja keras teman-teman komik Indonesia, lebih dari 20 studio, lebih dari 50 komik artis, dan merupakan bentuk sampel atau pertunjukan bahwa sebuah kolaborasi industri yang ideal," jelas Rizky Rinaldy Mosmarth, Secretary General AKSI. Rizky juga menambahkan, "Ada serta peran pemerintah, peran serta asosiasi, peran akademisi saat riset, produsen dan pembaca."
Kebangkitan Komik Lokal Indonesia
Salah satu dampak signifikan ICC adalah meningkatnya minat terhadap komik lokal Indonesia. Para komikus lokal yang berpartisipasi dalam ICC mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan karya mereka kepada khalayak yang lebih luas, berinteraksi langsung dengan penggemar, dan belajar dari rekan-rekan mereka dalam dunia komik.
Dalam kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pemerintah mendukung pemodernan karya sastra Nusantara melalui proyek pengembangan komik yang mengangkat cerita rakyat dari 38 provinsi di Indonesia. Proyek ini berhasil menghasilkan 114 komik cerita rakyat dan 61 buku anak yang mengangkat hikayat dan kisah-kisah lokal dalam format visual modern.
Rizky menjelaskan, "Bersama Kemendikbud khususnya di badan bahasa, di pusat pengembangan dan perlindungan sastra. Jadi, pemerintah melalui badan bahasa ini mempunyai projek namanya pemodernan karya sastra.” Komik-komik ini mewakili seluruh provinsi di Indonesia, di mana setiap provinsi memiliki tiga komik yang menggambarkan cerita rakyat setempat.
"Ada 114 komik (mengenai cerita rakyat), sedangkan untuk yang cergam atau buku anak itu ada 61 (proyek adaptasi atau pemodernan dari hikayat manuskrip kuno Melayu yang berjudul ‘Hikayat Raja Budak’)," sambung Rizky dalam sesi tanya jawab.
Dengan seluruh dukungan yang ada, industri komik di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang pesat. Acara seperti Indonesia Comic Con dan peran aktif organisasi seperti ICA dapat menjadi batu loncatan bagi seniman Indonesia untuk menempatkan karya mereka di kancah internasional dan semakin memperkaya ekosistem kreatif di Indonesia.
