Gebetan Lama Balas Chat: Sinyal Tak Tertarik atau Sekadar Sibuk? Ini Penjelasan Psikologinya
- Pexels: cottonbro studio
Jakarta, VoxPop – Dalam sebuah proses pendekatan atau 'pedekate', sering kali ditemui beberapa kasus gebetan lambat membalas chat atau pesan kita.
Hal itu kemudian menimbulkan pertanyaan, apakah sikap slow response si dia merupakan sebuah sinyal memang tidak tertarik, sibuk, atau malah sengaja menahan diri?
Meskipun lambatnya balasan menjadi sebuah tanda ketidaktertarikan, akan tetapi berdasarkan psikologi, respons lambat ternyata bisa kompleks, apa saja?
1. Menjaga Batas Awal Pendekatan
Lambat membalas pesan tidak melulu soal ketidaktertarikan, dilansir Psychology Today,beberapa orang lebih menerapkan "Delay Texting".
Psikolog Suzanne menjelaskan, delay texting ini diterapkan untuk menjaga batas emosional seseorang dalam tahap awal pendekatan.
Selain itu, lambat memberikan respons juga sebagai bentuk perlindungan diri untuk menghindari ekspektasi berlebihan atau kegagalan dalam hubungan.
Namun ia pun mengingatkan jika delay texting juga sebagai tanda ketidaktertarikan, oleh karena itu perlu dipahami gaya komunikasi dan gaya kepribadiannya setiap merespons pesan kita.
2. Takut Dinilai Mudah Didapat
Dilansir dari Journal of Experimental Social Psychology, menunjukkan beberapa orang merasa khawatir dalam merespons cepat.
Dalam penelitian psikologi itu, mereka takut jika terlalu menunjukkan ketertarikan, akan dinilai mudah didapat. Terlebih jika mereka memiliki pengalaman negatif dalam hubungan sebelumnya.
Sehingga seseorang termasuk gebetan akan lebih berhati-hati dalam berinteraksi khususnya membalas pesan.
3. Ingin Meningkatkan Daya Tarik
Psikolog Wendy Walsh seperti dilansir dari The Atlantic mengatakan bahwa menunda balasan adalah strategi untuk meningkatkan daya tarik, atau sering disebut fenomena "playing hard to get".
Penelitian menunjukkan bahwa seseorang dengan sengaja merespons lambat untuk menciptakan kesan misterius atau meningkatkan daya tariknya
Namun dalam artikel tersebut menyebutkan, strategi ini tidak selalu efektif, karena bisa membuat orang merasa tidak dihargai dan bingung. Sebab Walsh mengatakan transparansi sering kali merasa seseorang lebih dihargai ketimbang taktik tarik ulur.
4. Menjaga Ruang Pribadi
Seseorang yang lambat memberikan respons dalam chat bukan berarti tidak tertarik. Dalam sebuah penelitian, alasan lainnya adalah ingin menjaga ruang pribadi.
Penelitian Pew Research Center berjudul “The Complexities of Millennial and Gen Z Digital Communication” mengungkapkan bahwa lebih dari 60 persen responden berusia 18–34 tahun mengaku sering kali sengaja memperlambat respons mereka karena ingin menjaga ruang pribadi mereka atau merasa terlalu sibuk.
