Ratusan Relawan SDGs Hero Volunteer Batch 2 Ajak Masyarakat Go Green di CFD Jakarta
- VoxPop / Teja Nurceci
Jakarta, VoxPop – Sustainability Starts With You menjadi tema utama program SDGs Hero Volunteer Batch 2, yang kembali digelar oleh Bakrie Center Foundation (BCF) di bawah naungan Campus Leaders Program. Program ini menggerakkan 100 relawan muda untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup berkelanjutan melalui berbagai kegiatan di kawasan Car Free Day (CFD), Jakarta.
“Ini kan baru permulaan ya. Kita melihat apabila kita tidak melakukan sesuatu, tentu perubahan iklim ini akan terus berjalan dan pemanasan bumi ini akan semakin cepat. Dampaknya akan negatif. Kami berharap sosialisasi ini bisa menjadi langkah awal gerakan sustainability living di kalangan pemuda,” ujar Jimmy Gani, CEO Bakrie Center Foundation. Scroll lebih lanjut ya.
Dalam kegiatan ini, para relawan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di CFD. Mereka mengajak masyarakat dari remaja hingga orang tua untuk berdialog tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan langkah sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Tidak semua orang bisa diajak ngobrol, mungkin karena capek habis olahraga. Tapi ada juga yang antusias untuk belajar, meskipun beberapa masih memakai barang yang kurang ramah lingkungan,” ujar salah satu volunteer yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Masyarakat yang berpartisipasi dalam edukasi ini juga mendapat hadiah berupa pin dan stiker sebagai apresiasi.Selain itu, para volunteer memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan pesan Go Green, agar semakin banyak orang terinspirasi.
Setelah aksi edukasi selesai, seluruh relawan berkumpul untuk sesi berbagi pengalaman. Dalam sesi ini, mereka menceritakan tantangan yang dihadapi dan dampak positif dari interaksi dengan masyarakat.
Program ini juga menghadirkan sesi talkshow inspiratif. Salah satu narasumber, Fachmi, Vice Chairman of SREINDONESIA, menekankan pentingnya memahami konsep keberlanjutan dengan benar.
SDGs Hero Volunteer Batch 2
- VoxPop / Teja Nurceci
“Menggunakan tumbler atau tote bag memang membantu, tapi jika terus membeli barang-barang baru karena ‘lucu’, itu justru melanggar konsep keberlanjutan,” jelas Fachmi.
Fachmi juga menyoroti isu besar seperti Fast Fashion, yang sering dipengaruhi oleh budaya konsumtif dan Fear of Missing Out (FOMO).
