Ramai Ajakan Kerja di Luar Negeri, Begini Tipsnya Biar Gak Ketipu

Ilustrasi karier.
Sumber :
  • vstory

VoxPop – Belakangan ini banyak masyarakat mulai menyuarakan kekecewaan mereka terhadap masalah sosial yang terjadi di Indonesia. Imbasnya banyak masyarakat yang mulai mencari kehidupan yang lebih baik di luar negeri.

img_title Pegadaian Terima SK Perjanjian Kerja Bersama Periode 2026–2028 dari Kemenaker, Perkuat Fondasi Hubungan Industrial

Alhasil tagar #KaburAjaDulukeLuarNegeri ramai di media sosial. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Bahkan sebelum tagar ini ramai di media sosial, banyak masyarakat di tanah air yang memilih untuk bekerja di luar negeri dengan berbagai alasan.

img_title Polri dan Kemenaker Tuntaskan Konflik PHK PT Amos Indah Indonesia, 134 Pekerja Terima Pesangon Rp12,7 M

Selain daripada gaji yang ditawarkan di perusahaan mereka bekerja, benefit yang didapatkan dari pemerintah selama tinggal di negara tujuan juga menjadi daya tarik.

Ilustrasi dunia kerja.

Photo :
  • Pixabay
img_title Cara Daftar Program Magang Nasional 2026, Ini Syarat Membuat Akun SIAPKerja dan Langkah Pendaftarannya

Dengan banyaknya cerita menarik di kalangan pekerja migran Indonesia di luar negeri, tidak sedikit dari kita memilih untuk mencoba peruntungan di luar negeri.

Lantas bagaimana cara bisa bekerja di luar negeri? Berikut ini rangkuman cara bekerja di luar negeri yang aman seperti dilansir dari berbagai sumber.

1. Melalui karirhub Kemnaker

Kementerian ketenagakerjaan diketahui memiliki situs resmi karirhub. Melalui portal ini Anda bisa menemukan lowongan dari berbagai macam negara seperti Malaysia, Polandia, Selandia Baru, dan masih banyak lagi.

Selain itu, pilihan bidang pekerjaannya sudah cukup lengkap.

2. Program G to G di sejumlah negara

Melansir laman BP2MI Program G to G (Government to Government) adalah program penyaluran tenaga kerja Indonesia ke luar negeri melalui kerja sama pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara tujuan.

Beberapa negara yang ikut serta dalam program G to G hingga saat ini antara lain Jepang, Korea Selatan dan Jerman. 

Rekrutmen G to G umumnya dilaksanakan setiap tahun, dengan rincian pembukaan posisi di sektor kerja yang berbeda-beda, sesuai kebutuhan industri di negara tersebut. 

3. Program P to P

Program P to P (Private to Private) adalah program penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui kerja sama antara perusahaan swasta di Indonesia dengan perusahaan di luar negeri. Program ini dilakukan melalui agen resmi di negara tujuan. 

Berbeda dengan G to G, untuk program P to P calon pekerja tidak perlu mengikuti tes.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut