Teras Inklusi Banjarbaru Curi Perhatian di Pasar Wadai 2025, Bukti Disabilitas Bisa Berkarya

Stan Terang Inklusi di Pasar Wadai Banjarbaru - Foto Dok Faidur
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhammad Faidurrahman (Kalsel)

Kalsel, VoxPop – Pasar Wadai di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, tahun ini menghadirkan suasana yang lebih istimewa dari tahun-tahun sebelumnya. Diisi 186 stan yang meramaikan acara bernuansa Islami ini, terdapat satu stan yang berhasil mencuri perhatian banyak pengunjung.

img_title PNM Bekali Keterampilan Bernilai Ekonomi untuk Penyandang Disabilitas

Stan tersebut dikelola oleh Teras Inklusi Banjarbaru, sebuah komunitas yang beranggotakan para penyandang disabilitas di Kota Banjarbaru. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Mereka menawarkan beragam produk makanan, mulai dari susu jeli, aneka kue basah, hingga lauk-pauk dan sayur mayur yang siap disantap saat berbuka puasa.

img_title Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Jadi Momentum Menghadirkan Ruang Aman dan Inklusif bagi Setiap Anak

Keberadaan stan ini bukan hanya sekadar tempat berjualan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya.

Banyak pengunjung yang kagum melihat semangat para penyandang disabilitas yang gigih berwirausaha.

img_title Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri dan Difabel

Faizah Abdiah, adalah sosok inspiratif di balik suksesnya Teras Inklusi Banjarbaru, seorang wanita kelahiran Surabaya 44 tahun lalu, adalah pendiri sekaligus penggagas komunitas tersebut.

"Untuk stan di event kali ini kita dapatkan karena sebelumnya Teras Inklusi berstatus mitra dengan Dinas Koperasi. Dan ini kita maksimalkan untuk teman disabilitas berusaha," ungkapnya kepada VoxPop, Senin 17 Maret 2025.

Selain untuk berusahan, menurut Faizah, keberadaan stan ini sebagai edukasi kepada masyarakat luas agar lebih paham terkait potensi para penyandang disabilitas.

Stan Terang Inklusi di Pasar Wadai Banjarbaru - Foto Dok Faidur

Photo :
  • VoxPop.co.id/Muhammad Faidurrahman (Kalsel)

"Selama ini stigma masyarakat kepada mereka (disabilitas -red) adalah penerima bantuan, padahal banyak sekali potensi dari mereka yang bisa kita kembangkan," terangnya.

Perjalanan Faizah dalam mendukung penyandang disabilitas berawal dari rasa ingin tahu yang mendalam tentang kehidupan mereka, terutama setelah dirinya menamatkan pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB).

Ia meyakini bahwa setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan dalam hidup.

"Kita juga melakukan penjualan melalui online dengan produk yang dihasilkan oleh teman disabilitas seperti cireng dan risoles dengan varian ayam suir, kentang wortel, serta sosis mayones," bebernya.

Dengan berbekal kepedulian yang tulus, pada tahun 2018 Faizah mendirikan Teras Inklusi Banjarbaru.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut