7 Cara Membedakan Lelaki Dewasa dengan yang Pura-Pura Dewasa, Wajib Tahu Sebelum Pacaran!

ilustrasi komunikasi yang baik dengan pasangan
Sumber :
  • www.istockphoto.com

4. Lelaki dewasa menghargai batasan dan privasi pasangan

img_title Presiden Macron Sewa Detektif soal Tuduhan Istrinya Terlahir Sebagai Laki-laki

Dalam hubungan, lelaki dewasa tahu bahwa masing-masing individu tetap punya ruang pribadi. Dia tidak akan mengontrol, mencurigai, atau memaksa kamu menjelaskan setiap aktivitasmu. Kepercayaan adalah fondasi yang dia pegang.

Sementara itu, lelaki yang hanya terlihat dewasa sering kali posesif, meski dikemas dengan dalih perhatian. Dia bisa saja meminta akses ke media sosialmu atau memaksa kamu untuk selalu “lapor”. Ini tanda bahaya yang harus diwaspadai.

img_title Warga Purbalingga Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tempat Penggilingan Batu, Pakai Kaos dan Celana Pendek

5. Lelaki dewasa mau belajar dan berkembang

ilustrasi pasangan pria dan wanita

Photo :
  • Pixabay/ Pexels
img_title Menkes: Laki-laki Tak Serajin Perempuan untuk Cek Kesehatan

Dia tahu bahwa tidak ada manusia yang sempurna, termasuk dirinya. Karena itu, dia terbuka untuk kritik dan mau memperbaiki diri demi menjadi pasangan yang lebih baik. Kedewasaan baginya adalah proses belajar yang tak berhenti.

Sedangkan yang pura-pura dewasa merasa dirinya sudah paling benar. Dia cenderung defensif saat diberi masukan dan enggan mengubah sikap. Hal ini bisa membuat hubungan jalan di tempat dan penuh konflik.

6. Lelaki dewasa konsisten dalam sikap dan perkataan

Apa yang dia ucapkan selaras dengan tindakannya. Jika dia bilang serius, maka sikapnya juga menunjukkan keseriusan. Tidak ada drama tarik-ulur atau bersikap manis saat butuh saja.

Lelaki yang pura-pura dewasa biasanya hanya konsisten saat PDKT. Setelah hubungan berjalan, mulai muncul ketidaksesuaian antara omongan dan perlakuannya. Kamu bisa dibuat bingung dengan sikapnya yang berubah-ubah.

7. Lelaki dewasa tidak menjadikan pacaran sebagai pelarian

Ilustrasi pasangan

Photo :
  • Freepik/lookstudio

Dia menjalin hubungan karena ingin tumbuh bersama, bukan sekadar mengisi kekosongan. Hubungan baginya adalah komitmen, bukan hiburan sementara. Ia hadir bukan karena kesepian, tapi karena menghargai kamu.

Sebaliknya, lelaki yang belum dewasa cenderung menjadikan pacaran sebagai tempat pelarian dari masalah pribadi. Akhirnya, hubungan justru dipenuhi beban emosional yang belum dia selesaikan sendiri.

Ilustrasi TNI

Viral! Laki-laki Diduga LGBT Lolos Seleksi Prajurit, Begini Kata TNI AD

Viral sebuah unggahan di media sosial yang menyebut bahwa seorang laki-laki diduga penyuka sesama jenis lolos seleksi menjadi prajurit TNI. Kadispenad pastikan membantah.

img_title
VoxPop.co.id
8 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut