Earth Day! 6 Cara Ini Bisa Kamu Lakukan untuk Menjaga Bumi
- Pixabay
Jakarta, VoxPop – Planet Bumi yang kita tinggali adalah tempat yang sangat menakjubkan. Maka dari itu, kita sebagai penghuninya harus tetap menjaga agar Bumi makin berkembang dan terawat dengan baik. Itulah sebabnya setiap tahun tepatnya pada tanggal 22 April, lebih dari satu miliar orang merayakan Hari Bumi atau Earth Day untuk melindungi planet ini dari hal-hal seperti polusi dan penggundulan hutan.
Dengan menjadi bagian dalam kegiatan seperti memungut sampah dan menanam pohon, menjadikan dunia kita sebagai tempat yang lebih bahagia dan lebih sehat untuk ditinggali. Untuk merayakan Hari Bumi, berikut beberapa ide yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga planet ini, dilansir National Geographic Kids, Rabu, 23 April 2025. Yuk, scroll!
Jadi pejuang sampah
Sampah bisa menjadi salah satu masalah serius untuk lingkungan jika tidak bisa mengelolanya dengan baik. Botol plastik misalnya yang bisa bertahan sangat lama hingga membutuhkan waktu lebih dari 450 tahun untuk sampai terurai. Maka dari itu, mendaur ulang sampah khususnya plastik akan sangat berguna, seperti dibuat jadi pot bunga atau barang yang lainnya. Ada baiknya, sebelum membuang sesuatu, pikirkan apakah barang tersebut dapat didaur ulang atau digunakan kembali. Anda juga dapat membatasi sampah dengan mengurangi jumlah barang yang dibeli.
Ilustrasi menanam pohon.
- Pixabay
Tanam pohon
Para peneliti memperkirakan sekitar 15 miliar pohon di dunia ditebang setiap tahunnya, jadi bantulah mengimbanginya dengan kembali menanam pohon. Pohon menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen agar manusia dapat bernapas. Pohon juga menyediakan tempat berteduh dan makanan bagi hewan seperti tupai dan burung hantu. Bergantung pada lokasi penanaman pohon, naungannya bahkan dapat mengurangi kebutuhan akan AC di bulan-bulan dengan cuaca panas.
Matikan lampu yang tidak perlu
Apakah lampu benar-benar perlu menyala saat matahari bersinar? Listrik tidak muncul begitu saja dan harus diproduksi dari berbagai hal di sekitar kita. Sering kali listrik berasal dari bahan bakar fosil (seperti batu bara, minyak, atau gas alam) yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Namun, listrik juga dapat dibuat dari sumber terbarukan seperti angin, air, matahari, dan bahkan kotoran gajah. Dari mana pun asalnya, cobalah menghemat energi listrik dengan hanya menggunakan apa yang Anda butuhkan.
