Berkaca Kasus Paula Verhoeven, Bolehkah Curhat dengan Bukan Mahram? Begini Kata Buya Yahya
- VoxPop.co.id/Aiz Budhi
Beliau juga menjelaskan bahwa jika seorang yang bukan mahram mengajari Anda untuk jauh dari pasangan, maka hati-hati. Bisa jadi ada maksud terselubung di balik itu.
"Kalau sudah mengajari jauh itu ada racun di baliknya. Hati-hati walau dia berjubah besar dia punya syahwat apalagi kalau Anda wanita sukses, punya kecantikan, punya kekayaan,” tegasnya.
“Walaupun laki-laki paling warog, setan membisikkan macam-macam sesuai selera setan. Wanita solehah tidak benar kalau curhat terus-terusan, ada khas. Kalau sudah mengarah kepada sesuatu yang tidak baik, Anda punya suami, itu khianat. Setiap hari ngomongin kejelekan suami," tambahnya.
Buya Yahya juga menekankan bahwa wanita harus waspada jika ingin curhat dengan yang bukan mahramnya. Begitu pula dengan orang yang dicurhati juga harus berhati-hati.
"Curhat dengan kaum pria harus waspada, ingat Anda harus niat yang benar. Kedua orang tersebut memang bisa menyelesaikan masalah. Kalau tidak cari yang bisa, dan prosesnya cepat jangan menikmati. Anda hati-hati jika dicurhati seseorang, Anda harus tau diri. Kalau bukan bagiannya jangan langsung jawab, Anda antarkan ke ahlinya," pungkasnya.
