Langkah Inspiratif Arwin Welhalmina, Gen Z Ajak Dialog Lintas Usia

Arwin Welhalmina
Sumber :
  • ist

Jakarta, VoxPop – Tokoh muda Generasi Z, Arwin Welhalmina, mengeluarkan pernyataan terbuka yang ditujukan kepada tokoh senior bangsa, khususnya politisi nasional Fahrul Razi. Melalui pesannya, Arwin menanggapi dinamika politik nasional, termasuk wacana pemberhentian Wakil Presiden yang dinilainya tidak relevan dengan situasi bangsa saat ini.

img_title Cara Gen Z, Milenial, Gen X, dan Baby Boomer Menghabiskan Uang Ternyata Beda Jauh, Siapa yang Paling Boros?

Menurut Arwin, kondisi Indonesia kini stabil dan kondusif. Scroll lebih lanjut ya.

Ia menekankan bahwa pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, telah mendapatkan mandat rakyat secara sah serta konstitusional. Dalam situasi ini, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengutamakan kolaborasi demi masa depan Indonesia.

img_title Bukan Cuma Soal Gaji, Ini 5 Hal yang Paling Dicari Gen Z Saat Bekerja

“Kami ini generasi muda butuh arahan, bukan tekanan. Kalau ada kritik, sampaikan secara konstruktif. Jangan langsung melompat ke isu besar seperti pemakzulan. Itu terlalu jauh,” ujar Arwin.

img_title Rayakan Harkopnas ke-79, Menkop Ferry Tegaskan ke Gen Z Koperasi Bukan Organisasi Kuno

Lebih jauh, Arwin mendorong agar para tokoh senior bangsa memberikan ruang dialog yang membangun. Menurutnya, Generasi Z sangat siap untuk berkontribusi menyelesaikan persoalan bangsa, asalkan mendapatkan kesempatan dan pendampingan yang sesuai.

Guna mempererat komunikasi antargenerasi, Arwin bahkan mengundang Fahrul Razi untuk berdiskusi secara santai di tempat yang lebih dekat dengan keseharian anak muda.

“Kami terbuka untuk dialog. Tapi jangan di hotel mewah, Pak. Ngopi bareng aja sama teman-teman Generasi Z. Kita bisa patungan. Yang penting ide dan semangatnya, bukan tempatnya,” tambahnya.

Presiden Prabowo Subianto bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka

Photo :
  • Setkab

Arwin juga menyoroti progres awal pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam 100 hari pertama. Ia melihat adanya langkah konkret di sektor pertanian dan penguatan ekonomi desa, yang menurutnya perlu diberikan dukungan penuh dari seluruh pihak.

“Perubahan tidak bisa instan. Tapi kami melihat gerakan positif mulai dari desa, dari petani. Itu perlu didukung, bukan diganggu dengan polemik yang melelahkan,” jelasnya.

Pernyataan Arwin ditutup dengan ajakan tulus kepada para tokoh bangsa untuk membuka ruang dialog yang lebih setara, hangat, dan penuh semangat kolaboratif.

“Kami tunggu waktunya, Pak. Mari kita bincang-bincang ringan soal bangsa. Kami siap mendengar, belajar, dan berkontribusi. Indonesia baik-baik saja, dan mari kita majukan bersama,” tutup Arwin.

Ilustrasi Uang

Bukan soal Pelit! Ini 9 Hal yang Masih Rela Dibayar Generasi 60-80an, tapi Dianggap Tak Penting oleh Gen Z

Kebiasaan belanja generasi 60-an, 70-an, dan 80-an berbeda dengan Gen Z. Dari TV kabel hingga suvenir, inilah 9 pengeluaran yang kini mulai ditinggalkan anak muda.

img_title
VoxPop.co.id
29 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut