Kakek 101 Tahun jadi Penerjun Payung Tertua di Dunia

Ilustrasi terjun payung/skydiving.
Sumber :
  • Pixabay/pexels

VoxPop.co.id – Usia ternyata bukan menjadi batasan seseorang. Usia senja bukan menjadi alasan orang untuk berdiam diri di rumah. Hal itu dibuktikan oleh seorang pria berusia 101 tahun 37 hari yang berhasil mencatatkan diri sebagai penerjun payung tertua di dunia.

img_title Momen Prajurit Kopassus Terjun Payung Bawa Anjing di HUT ke-80 TNI

Pria bernama Verdun Hayes itu melakun terjun payung dari sebuah pesawat yang berada di ketinggian 15.000 kaki di atas tanah di Devon, Inggris.

"Indah sekali. Aku akan melakukannya lagi. Saya akan melakukannya lagi. Jujur, ini Indah sekali,” ucap Hayes, seperti dikutip dari laman Huffington Post.

img_title Usia Cuma Angka, Nenek 90 Tahun Rayakan Ultah dengan Terjun Payung: Saya Wanita Berbahaya

Armand Gendreau dari Kanada, pemegang rekor sebelumnya pada Juni 2013 melakukan terjun payung dari ketinggian 10.000 kaki di atas tanah di daerah Quebec. Saat itu ia berusia 101 tahun tiga hari.

Hayes mengatakan bahwa ia mendapat ide untuk terjun payung saat ia berusia 90 tahun, namun istrinya tidak mengizinkannya. Setelah sang istri meninggal dunia, veteran Perang Dunia ke-2 tersebut pun memutuskan untuk melakukan tantangan terjun payung yang selama ini ia inginkan.

img_title Kejuaraan Internasional Open Indoor Skydiving Kapolri Cup 2024 Dibuka

"Banyak orang bertanya kepada saya bagaimana saya bisa hidup begitu lama. Saya cuma bilang, 'Tetaplah bernapas!'," katanya lagi.

Terjun payung yang dilakukannya juga untuk mengumpulkan uang bagi Royal British Legion, sebuah kelompok pendukung veteran. Sepuluh anggota keluarganya juga turut menemaninya terjun payung, sebagai bagian dari acara tersebut.

Polisi mengecek kondisi penerjun yang tewas di Pangandaran

Dua Penerjun Tewas Tenggelam dalam Insiden Terjun Payung di Pangandaran

Kegiatan terjun payung itu digelar di wilayah perairan Pangandaran, Selasa sekitar pukul 11.00 WIB.

img_title
VoxPop.co.id
30 Desember 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut