Membangun Imajinasi Anak-anak Desa lewat Saung Mimpi
Kamis, 9 November 2017 - 18:40 WIB
Sumber :
- Instagram/@Saungmimpi
"Saya drop out tiga kali, hobinya galang orang buat tawuran. Penyebabnya karena di sekolah merasa tidak ada ruang untuk orang seperti saya mengaktualisasi diri," ujarnya.
Saung Mimpi pun terbentuk di tahun 2013. Meski sudah tidak lagi aktif di Saung Mimpi, tapi pria 25 tahun ini berharap visi Saung Mimpi untuk menjadikan metode pendidikan proses mengajar yang menyenangkan dengan basis minat bakat anak-anak bisa terus berlanjut. (ase)
Pendidikan dan Nutrisi Anak Jadi Sorotan Baru di Asia Tenggara, Ini yang Terjadi
Isu pendidikan, nutrisi anak, dan dukungan komunitas semakin menjadi perhatian di berbagai negara Asia Tenggara. Beragam inisiatif sosial mulai diarahkan untuk membantu.
VoxPop.co.id
17 Maret 2026
