Kisah Perawat Asuhan Paliatif Hadapi Pasien Penyakit Serius

Suster Ria Rachel House
Sumber :
  • Dok, Rachel House

VoxPop – Mungkin kata asuhan paliatif belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Namun bagi beberapa orang terutama pengidap penyakit serius, asuhan paliatif menjadi hal yang cukup penting dalam hidupnya.

img_title Tips Membantu Anak Hadapi Kehilangan dan Duka Cita

Asuhan paliatif merupakan salah satu bentuk penanganan pasien yang hidup dengan penyakit serius, kronis, atau memiliki beban penyakit yang berat.

Sehingga, pengasuhan paliatif ini tujuan akhirnya bukan lagi sembuh, tetapi dapat menjalankan sisa hidupnya dengan bermartabat tanpa nyeri dan sebagainya.

img_title HIV AIDS Tak Mudah Menular, 3 Fakta Ini Wajib Diingat

Menurut Organisasi Asuhan Paliatif Anak Internasional (ICPCN), hampir 700 ribu anak Indonesia hidup dengan penyakit serius seperti kanker, HIV AIDS, dan meningitis. Karenanya, mereka membutuhkan asuhan palitif.

Rachel House salah satu lembaga nirlaba yang menyediakan asuhan paliatif anak khususnya di Indonesia. Lembaga ini adalah sebuah spesialisasi medis yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien, dengan mengurangi nyeri, gejala, dan penderitaan lain yang mereka rasakan, baik dari segi fisik, emosional, sosial, maupun spiritual. 

img_title Penting, 4 Langkah Penanganan Nyeri yang Mutlak Diperlukan

Rachel House digerakkan oleh sebuah tim perawat, yang melakukan kunjungan ke rumah pasien-pasien untuk memastikan bahwa mereka dapat hidup nyaman di rumah, tanpa kesakitan.

Kisah haru perawat pasien asuhan paliatif

Salah satu perawat di Rachel House akan berbagi kisah kepada pembaca VoxPop bagaimana ia menjalani kesehariannya menangani pasien asuhan paliatif. Berikut ini kisahnya;

Suster Ria, 26 tahun, adalah salah seorang perawat muda di Rachel House yang bertugas menyediakan asuhan paliatif bagi anak-anak yang hidup dengan kanker dan HIV AIDS dari keluarga prasejahtera di Jakarta.

Sebagai salah satu bagian dari tim Rachel House, setiap hari Suster Ria berkunjung ke rumah-rumah pasien di mana ia rutin memeriksa kondisi kesehatan pasien, menangani nyeri dan isu kesehatan lain yang ia miliki, serta mengedukasi keluarga tentang penyakit, pengobatan, dan cara perawatan terbaik di rumah.

Anak-anak yang Suster Ria tangani biasanya berasal dari keluarga kurang mampu. Seringkali mereka tinggal di lingkungan yang padat penduduk, kumuh, dan sulit terjangkau. 

Seperti hari ini, misalnya, tepatnya hari Senin 16 April, Suster Ria rela perjalanan lebih dari dua jam menghadang kemacetan dan terik matahari menuju rumah seorang anak bernama Caca.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut