Awas, 7 Camilan Ini Bisa Picu Kecanduan

Kentang goreng.
Sumber :
  • Pixabay/StockSnap

3. Karbohidrat sederhana, keripik

img_title Kegiatan Asyik di Waktu Luang, Ternyata Ini Camilan Favorit Anggota JKT48

Berbagai jenis keripik seperti keripik kentang, keripik tortila atau pretzel menjadi camilan yang membuat kita sulit untuk berhenti memakannya. Meski tidak ada senyawa khusus dalam makanan ini yang mengikat reseptor otak untuk menyebabkan perilaku euforia, merangsang, atau kecanduan. Namun ternyata ada sesuatu yang lain yang berperan sehingga kita kecanduan. 

“Karbohidrat sederhana dipandang sebagai 'adiktif' karena mereka menyebabkan pelepasan glukosa yang cepat, dan dengan cepat dapat meningkatkan energi seseorang, kata ahli gizi di Austin, Texas, Celina Jean. 

img_title Cara Ngemil Seperti Ini Bisa Bantu Tubuh Penuhi Nutrisi Harian

Ia juga berujar bahwa energi ini akan cepat habis, kemudian Anda akan dipaksa untuk makan lebih banyak karbohidrat sederhana untuk menjaga gula darah Anda naik. 

4. Minunan manis dan soda

img_title Resep Nugget Tempe Tanpa MSG, Camilan Sehat dan Lezat untuk Keluarga

Seperti halnya makanan manis, soda juga dapat merangsang pelepasan dopamin. Tambahkan kafein dan Anda mendapatkan energi ganda. 

"Setelah rutin konsumsi kafein, Anda mulai merasakan  gejala adiktif dan sulit untuk berhenti. Ketika Anda mencoba berhenti justru Anda akan merasakan lesu, sakit kepala, dan tekanan emosional," kata Mashru.

5. Kentang goreng

Kentang goreng biasanya renyah, panas, dan asin. Ini adalah ancaman rangkap tiga yang memberi sinyal lidah dan otak untuk makan lebih banyak, kata Mashru. 

Kandungan lemak dalam kentang goreng memicu reseptor di mulut kita untuk mengirim sinyal ke otak  dan memperkuat keinginan untuk makan lebih banyak. 

"Sepotong kentang kecil ini juga merupakan makanan yang menenangkan. Karena itu, setiap kali kamu melewati antrean di restoran dan melihat kentang di menu, kamu mungkin mendapati keinginan untuk memesannya sebagai sisi dari hidangan yang tak tertahankan," kata Mahru. 

6. Es krim

Para peneliti sepakat bahwa makanan seperti es krim, yang pada dasarnya adalah krim dan susu, merangsang otak dengan cara yang sama seperti obat-obatan, mendorong perilaku yang menyerupai kecanduan, kata ahli diet di New York City,  Keri Glassman, RD. 

"Ketika tubuh Anda terbiasa dengan gula, Anda merasa tidak enak ketika Anda mengkonsumsi lebih sedikit, yang menyebabkan Anda makan lebih banyak," jelas dia. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut