Benarkah Konsumsi Kunyit saat Hamil Berbahaya?

Ilustrasi ibu hamil.
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Dari meningkatkan kekebalan hingga mengandung antioksidan, kunyit merupakan salah satu bumbu dapur yang hampir ada di semua rumah. Bumbu dapur satu ini kerap digunakan dalam banyak masakan dan memiliki manfaat yang terbukti secara ilmiah.

img_title Wamen HAM Sebut Tak Perlu Bentuk Tim Investigasi Usut Ibu Hamil Tertembak di Papua, Cukup Polri

Dilansir dari Times of India, kunyit diyakini dapat membantu meringankan nyeri sendi, mengatasi masalah pencernaan, kolesterol, kelelahan, sakit kepala, kanker, pilek, depresi, diabetes, dan masih banyak lagi. Dengan berbagai manfaat kesehatan yang terkandung dalam kunyit, banyak orang mulai mengonsumsinya dalam bentuk kapsul dan suplemen.

Karena kunyit sangat bermanfaat, kita cenderung percaya bahwa kunyit baik untuk semua orang. Jika Anda memiliki pemikiran yang sama, Anda harus mempertimbangkannya kembali.

img_title Baku Tembak TNI-OPM di Papua Makan Korban, Ibu Hamil Tewas Tertembak

Ibu hamil mungkin tergoda untuk mengonsumsi kunyit dengan berbagai manfaat yang ditawarkannya. Namun ternyata, curcumin, bahan aktif dalam kunyit, yang terkandung sekitar 3 persen dari beratnya dapat menyebabkan masalah pada wanita hamil jika dikonsumsi dalam dosis besar.

Menurut para ahli, kunyit aman jika dikonsumsi dalam jumlah normal yang biasa dimasukkan dalam makanan sehari-hari. Menggunakan kunyit dalam berbagai kuliner sangat aman. Kandungan curcumin dalam kunyit kering atau bubuk tidak terlalu tinggi karenanya tidak diserap dengan baik oleh tubuh.

img_title Mengapa Ibu Hamil Sulit Menahan Buang Air Kecil? Ini Penyebabnya

Kunyit tidak aman untuk ibu hamil jika dikonsumsi dalam bentuk obat. Suplemen dan kapsul kunyit mengandung jumlah curcumin yang lebih besar, yang dapat meningkatkan risiko beberapa komplikasi kehamilan.

Kunyit

Menurut para ahli, curcumin mungkin meniru hormon estrogen dalam tubuh Anda. Ini dapat meningkatkan kram menstruasi dan merangsang kontraksi uterus yang dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dan keguguran. Mengonsumsi kunyit dengan dosis tinggi juga dapat mengganggu obat pengencer darah dan penghambat asam.

Jika Anda menderita ruam atau sakit kepala setelah mengonsumsi kunyit, ini adalah tanda tubuh bahwa kunyit tidak cocok untuk Anda. Hindari kapsul dan suplemen kunyit saat Anda hamil. Tapi, Anda tetap bisa mengonsumsinya dengan mencampurkannya sebagai bumbu masakan.

Ilustrasi jahe dan kunyit

Sering Minum Air Kunyit dan Jahe tapi Tidak Merasakan Khasiatnya? Ternyata Kebiasaan ini Dapat Berpengaruh Buruk

Banyak orang yang keliru saat mengonsumsi air kunyit dan jahe. Alih-alih mendapatkan khasiatnya, kesalahan dalam mengolah justru bisa memicu datangnya penyakit

img_title
VoxPop.co.id
20 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut