Waspada, Ini Daftar Penyakit Mematikan yang Sering Intai Wanita
- Pixabay/pexels
"Jarang sekali ditemukan pada usia tua. Ditandai dengan rambut rontok, gangguan pada kulit terutama wajah berupa merah-merah kulit seperti kupu-kupu dan akan bertambah merah jika terpapar sinar matahari, nyeri-nyeri pada sendi dan otot, demam yang tidak terlalu tinggi serta sariawan berulang," ungkapnya.
SLE bisa menyebabkan berbagai gangguan organ tubuh antara lain kelainan darah, gangguan ginjal, gangguan jantung dan pembuluh darah, gangguan paru, gangguan pada organ-organ pencernaan seperti usus, lambung dan liver, gangguan pada sistim syaraf pusat serta gangguan pada mata. Bagi pasien yang sudah diketahui menderita SLE maka dianjurkan untuk minum obat teratur dan agar selalu kontrol teratur agar komplikasi akibat penyakit SLE tidak terjadi.
Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Banyak pasien yang datang ke dokter dengan perut kembung kadang disertai nyeri perut dan diare.Terutama setelah makan makanan tertentu misal terlalu berlemak atau terlalu pedas. Pasien bisa saja tidak merasakan keluhan ini sebelumnya.
"Apakah penyakit IBS ini berbahaya sampai mengancam jiwa. Jawabannya tidak, tapi penyakit IBS ini akan mengganggu aktivitas pasien yang mengalami masalah IBS. Keluhan kembung dan nyeri perut ini tentu akan mengurangi kualitas hidup seseorang," terangnya.
Karena keluhan bisa timbul setiap saat atau setiap waktu yang biasanya dicetuskan oleh makanan tertentu atau faktor stres. Faktor stres timbul bisa karena berbagai hal seperti kurang tidur,terlalu lelah, masalah keluarga, sekolah maupun masalah pekerjaan.
Pada sebagian wanita keluhan IBS tercetus saat menstruasi dan saat kehamilan. Penanganan pasien ini biasanya dengan menghindari makanan tertentu seperti makanan yang berlemak, makanan terlalu merangsang seperti makanan yang pedas, kopi, minuman yang bersoda.Probiotik juga bisa diberikan terutama untuk IBS dengan keluhan susah BAB.
