Terlalu Lama Main Gadget Sebabkan Kebutaan Ternyata Hoax

Ilustrasi bermain gadget.
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Terlalu lama menatap layar gadget atau smartpone memang tidak dianjurkan. Sangat penting untuk membuat mata kita berkedip secara spontan. Namun, menatap layar gadget terlalu lama, terutama buat kamu yang gemar main games, tentu membutuhkan konsentrasi dan ini akan memengaruhi proses mata untuk berkedip.

img_title Dedi Mulyadi Ajak Orangtua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Demi Kesehatan

Tanpa sadar, setiap hari kita akan berkedip. Tapi, aktivitas visual yang tinggi, seperti bermain games atau menatap layar smartphone dalam waktu lama, akan mengganggu proses berkedip. Jika proses berkedip terganggu, maka penglihatan pun akan terganggu.

Jarang berkedip juga akan membuat mata kering, sehingga menimbulkan beberapa gejala, seperti mata terasa sepet, panas, perih, hingga terasa mengganjal. Namun, ada anggapan yang beredar di masyarakat bahwa menatap layar smartphone dalam waktu lama bisa menyebabkan kebutaan. Benarkah demikian?

img_title Jangan Anggap Sepele! Ini 7 Gejala Katarak yang Muncul Perlahan, Sering Dikira Mata Minus Biasa

Ditemui dalam acara Insto yang menjadi Official Eye Drop Piala Presiden E-Sports 2020, dokter spesialis mata, Dr. Nina Asrini Noor, Sp.M, meluruskan anggapan tersebut. Menurutnya, menatap layar terlalu lama dapat menyebabkan kebutaan tidaklah benar.

"Itu hoax ya sebenarnya. Jadi, hubungannya tidak direct seperti itu. Ada banyak kondisi mata yang berhubungan dengan kebutaan, tapi yang untuk aktivitas dengan kebutaan, sebenarnya pengaruhnya tidak secara langsung," ujarnya di Restoran Seribu Rasa, Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu 29 Januari 2020.

img_title Bukan Cuma Gadget, Ini Penyebab Mata Minus Bertambah yang Tak Boleh Disepelekan

Lebih lanjut ia menjelaskan, efek yang ditimbulkan secara langsung salah satunya adalah adanya gangguan air mata. Dan itu pada umumnya akan diawali dengan gangguan fungsi penglihatan atau ketajaman penglihatan bukan kebutaan.

"Tapi gejala-gejala itu kalau sangat diabaikan oleh orang yang bersangkutan sampai ada kerusakan pada permukaan mata, kemudian sampai menyebabkan infeksi atau yang lainnya, itu baru bisa berakibat lebih buruk," lanjut dia.

Namun, jika kamu cukup memerhatikan kesehatan mata dan langsung mengantisipasi gejala-gejala tersebut dengan baik, efeknya tidak akan terasa langsung, dalam arti tidak akan menyebabkan kebutaan. 

Ilustrasi mata merah.

Kapan Harus Periksa Mata ke Dokter? Ini 7 Tanda yang Jangan Diabaikan

Jangan abaikan gangguan pada mata. Kenali 7 tanda yang menunjukkan Anda perlu segera memeriksakan mata ke dokter untuk mencegah komplikasi dan menjaga penglihatan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut