Ilmuan Temukan Virus Corona di Gagang Pintu Rumah

ilustrasi virus corona
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Wabah virus corona (2019-nCoV) yang terjadi akhir tahun 2019 lalu menjadi perhatian publik dunia terutama terkait pola penyebaran virus tersebut. Baru-baru ini para ilmuan di Guangzhou China selatan, mendeteksi asam nukleat dari coronavirus baru (2019-nCoV) pada gagang pintu. 

img_title 3 Hal Ini Jadi Sorotan China dalam Tantangan Tata Kelola Iklim Global

Minggu lalu, para ilmuan di Guangzhou China selatan, mendeteksi asam nukleat dari coronavirus baru (2019-nCoV) pada gagang pintu di rumah seorang pasien yang didiagnosis menderita penyakit ini. Hal ini diungkapkan oleh seorang pejabat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Guangzhou, ibukota  Provinsi Guangdong.

Zhang Zhoubin, wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Guangzhou mengatakan bahwa area lain yang rentan terhadap kontaminasi termasuk ponsel, keyboard, dan gagang keran. Dia mengatakan, dengan munculnya kasus yang dikonfirmasi dan diduga di Guangzhou, laboratorium Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Guangzhou telah menerima lebih dari 600 sampel biologis per hari.

img_title Ketum PSSI: China Ikut Berebut Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

"Kami menerima 660 sampel pada 2 Februari, yang mencapai batas kami," kata Zhang, seperti dikutip dari laman news.cgtn, Senin 3 Februari 2020.

Saking banyaknya sample yang diterima, pihaknya harus meminta bantuan dari organisasi pengujian pihak ketiga dan laboratorium rumah sakit jika jumlah sampel terus meningkat.

img_title Intelijen AS Sebut China 'Miliki' Data 220 Juta Pemilih Pemilu

Selain sampel biologis dari pasien yang dikonfirmasi dan diduga, pusat juga akan menguji pasien yang dikonfirmasi berdasarkan penyelidikan epidemiologis, misalnya, gagang pintu, ponsel, keyboard pasien juga akan diuji.

Untuk diketahui, hingga saat ini, data global akibat kasus ini sebanyak 14.557 kasus dengan kasus baru kemarin mencapai 2.604 kasus. Dimana dari 14.557 ribu itu 9 ribu di Hubei dan 146 kasus di luar China yang tersebar di 23 negara dengan 1 kematian di luar China, yakni Filipina. Sedangkan korban yang tewas akibat virus ini sebanyak 304. 

Ilustrasi kebakaran

Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Komandan Damkar Kosambi, Ahmad Husni menjelaskan kebakaran terjadi di salah satu bangunan di kawasan Day Night District (DND) PIK 2 dan 3 WNA China berhasil dievakuasi.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut