Untuk WNI yang di Luar Negeri, Jangan Pulang Dulu ke Indonesia

Ilustrasi virus corona/COVID-19.
Sumber :
  • Freepik/freepik

VoxPop – Wabah virus corona, COVID-19 bukan hanya melanda Indonesia. Sejumlah negara di dunia juga ikut terkena imbas wabah dari Wuhan, China ini.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Sejumlah negara bahkan memberlakukan kebijakan lockdown untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Karena khawatir virus ini makin meluas sejumlah negara bahkan juga melarang warga negara asing masuk ke negara lain.

Dokter Spesialis Paru, dr Yahya Sp.P saat tampil di acara "Konsultasi Dokter Seputar Corona" di tvOne, Jumat pagi, 27 Maret 2020 juga menyarankan agar orang-orang Indonesia yang berada di luar negeri, ada baiknya jangan pulang dulu ke Indonesia.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

"Untuk yang ada di luar negeri mau pulang, sebaiknya jangan pulang dulu," katanya.

dr Yahya menambahkan, jikalau harus pulang agar lebih aman  lakukan dulu swab mandiri di negara tempat tinggal saat ini sebelum kembali ke Tanah Air.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

"Kalau ternyata (hasil tes) dinyatakan negatif baru boleh pulang. Dan setelah tiba di Tanah Air, sebaiknya cek lagi, untuk memastikan bebas corona agar aman saat berada di dekat orang lain dan keluarga," kata dr Yahya lagi.

Menurut dr Yahya, sangat penting melakukan tes mandiri COVID-19 sebelum pulang ke Indonesia, karena saat ini banyak orang yang terinfeksi virus corona tanpa menunjukkan gejala seperti batuk kering, sesak napas, hingga demam.

Spesialis Paru ini pun menceritakan pernah ada kasus, bahwa ada seseorang yang pernah bepergian ke negara terjangkit virus corona, lalu pulang ke Indonesia tanpa menunjukkan gejala dan dinyatakan positif COVID-19.

"Sekarang jadi sudah banyak lokal kasus," ujarnya.

Yang pasti lanjut dr Yahya, harus segera diwaspadai jika timbul gejala utama seperti demam lebih dari 38 derajat Celcius, batuk, sulit napas, sesak, badan sakit atau nyeri otot, pusing sampai dengan diare.

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut