Kemenkes Keluarkan Pedoman Terbaru Pencegahan Virus Corona
- ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
h. Mengelola kesehatan jiwa dan psikososial
Kondisi kesehatan jiwa dan kondisi optimal dari psikososial dapat tingkatkan melalui:
Emosi positif: gembira, senang dengan cara melakukan kegiatan dan hobi yang disukai, baik sendiri maupun bersama keluarga atau teman dengan mempertimbangkan aturan pembatasan sosial berskala besar di
daerah masing-masing
Pikiran positif: menjauhkan dari informasi hoax, mengenang semua pengalaman yang menyenangkan, bicara pada diri sendiri tentang hal yang positif (positive self-talk), responsif (mencari solusi) terhadap
kejadian, dan selalu yakin bahwa pandemi akan segera teratasi;
Hubungan sosial yang positif: memberi pujian, memberi harapan antar sesama, saling mengingatkan cara-cara positif, meningkatkan ikatan emosi dalam keluarga dan kelompok, menghindari diskusi yang negatif,
tetap melakukan komunikasi secara daring dengan keluarga dan kerabat.
i. Apabila sakit menerapkan etika batuk dan bersin
Jika memiliki gejala batuk bersin, pakailah masker medis. Gunakan masker dengan tepat, tidak membuka tutup masker dan tidak menyentuh permukaan masker. Bila tanpa sengaja menyentuh segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol.
Jika tidak memiliki masker, saat batuk dan bersin gunakan tisu lalu langsung buang tisu ke tempat sampah tertutup dan segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan pembersih tangan
berbasis alkohol. Jika tidak ada tisu, saat batuk dan bersin tutupi dengan lengan atas bagian dalam.
Jika berlanjut segera berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan.
Untuk diketahui kasus konfirmasi positif di tanah air hingga Minggu 2 Agustus 2020 tercatat bertambah sebanyak 1.519 sehingga total kasus positif di tanah air mencapai 111.455 kasus. Sedangkan kasus sembuh bertambah sebanyak 1.056 kasus sehingga pasien sembuh mencapai 68.975 orang. Untuk kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah sebanyak 43 orang sehingga total kasus meninggal akibat virus ini mencapai 5.236 orang.
