Pemutilasi Kalibata City Gemar Menulis, Kenali Tanda Psikopat

Dua pelaku mutilasi ditangkap
Sumber :
  • VoxPop/Foe Peace

Masand mengatakan seseorang yang menunjukkan perilaku ini mungkin juga kekurangan koneksi emosional yang dalam, memiliki daya tarik yang dangkal tentang mereka, menjadi sangat agresif, dan terkadang menjadi sangat marah.

img_title Misteri Mayat Mutilasi Dalam Karung di Depok Terungkap, Pelaku Diciduk Saat Kabur ke Banten

Selain itu, penderita ASPD tidak peduli jika mereka telah menyakiti seseorang, impulsif dan kasar, dan kurang penyesalan.

Perbedaan dengan sosiopat

img_title Karung Sempat Dibakar karena Dikira Sampah, Fakta Baru Mayat Mutilasi di Depok Bikin Merinding

Seperti banyak istilah lain di bidang psikologi, psikopat dan sosiopat sering digunakan secara bergantian, dan alasannya mudah diketahui. Karena sosiopat bukanlah diagnosis resmi, ia bergabung dengan psikopat di bawah payung diagnosis ASPD. Tidak ada perbedaan klinis antara keduanya.

“Beberapa orang membuat perbedaan buatan berdasarkan tingkat keparahan gangguan kepribadian, tapi itu tidak benar,” jelas Masand. "Mereka akan mengatakan bahwa psikopati adalah bentuk sosiopati yang lebih parah, tetapi sekali lagi, itu benar-benar tidak benar."

img_title Polisi Periksa Sekuriti Apartemen Kalibata City Buat Usut Tewasnya Dokter Magang yang Jatuh dari Lantai 18

Baik psikopat dan sosiopat adalah istilah atau cara lain untuk menggambarkan GPA. Perilaku yang terlihat pada keduanya termasuk dalam gejala dalam kategori ASPD.
 

Pelaku mutilasi di Depok bernama Saepul

Tukang Piscok Pelaku Mutilasi di Depok Tergabung Grup Komunitas Gay

Polda Metro Jaya mengungkap temuan baru dalam penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Depok. Pelaku diduga tergabung komunitas gay.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut