Vaksin COVID-19 dari Oxford Siap Akhir Tahun Ini?
- Pixabay/pearson0612
VoxPop – Kandidat vaksin virus corona yang diuji coba oleh para ilmuwan Universitas Oxford bekerja sama dengan raksasa farmasi AstraZeneca dikabarkan siap diluncurkan akhir tahun ini. Vaksin tersebut diketahui telah mendapatkan izin dari pihak regulator sebelum perayaan Natal tahun ini.
Menurut laporan surat kabar 'The Times', mengutip sumber seorang sumber di pemerintah Inggris yang terlibat dalam pembuatan dan distribusi vaksin, mengatakan bahwa program peluncuran vaksin lengkap untuk orang dewasa bisa memakan waktu enam bulan atau kurang setelah disetujui.
"Kami melihat hampir enam bulan dan kemungkinan akan jauh lebih pendek dari itu," kata sumber pemerintah itu seperti dilansir dari laman Times of India.
Baca juga: Tak Kalah Bahaya, TBC Perlu Penanganan Serius di Tengah Pandemi
Di bawah protokol yang dikembangkan oleh Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi Inggris, setiap vaksin yang disetujui kemudian akan diberikan kepada mereka yang berusia di atas 65 tahun, diikuti oleh orang dewasa dengan risiko lebih tinggi.
Selain itu juga yang dapat mencakup mereka yang berasal dari etnis minoritas serta mereka yang memiliki masalah kesehatan serius. Kemudian disusul oleh orang yang berusia di atas 50 tahun dan dilanjutkan dengan orang dewasa muda di belakang antrean.
Di sisi lain, pemerintah Inggris telah memesan 100 juta dosis vaksin Oxford setelah siap untuk diluncurkan dan dosis tersebut diproduksi sebelum terbukti berhasil untuk menghemat waktu setelah menyelesaikan semua tahap regulasi.
Baca juga: Kerja Tak Kenal Waktu, Raffi Ahmad Akui Enggak Takut Meninggal
Menurut laporan surat kabar tersebut, para ilmuwan dalam uji coba tersebut berharap bahwa mereka akan mendapatkan hasil sebelum akhir tahun ini, dan setidaknya akan menunjukkan bahwa hal itu mencegah 50 persen infeksi, atau di ambang batas untuk sukses.
Jika disetujui oleh regulator, National Health Service (NHS) Inggris dikatakan berada dalam posisi untuk segera memulai vaksinasi massal. Namun, ada orang lain di dalam pemerintah Inggris yang lebih berhati-hati mengenai jadwal vaksinasi karena memvaksinasi setiap orang dewasa adalah tantangan besar.
