Waspada, Menguap Berlebihan Tanda Serangan Jantung

Ilustrasi menguap/insomnia.
Sumber :
  • Freepik/yanalya

VoxPop – Kesalahpahaman paling umum yaitu berpikir bahwa serangan jantung timbul tanpa gejala. Padahal, menguap berlebihan bisa menjadi berbahaya yang kerap diabaikan.

img_title Kepergian Temon Jadi Pengingat, Kenali 7 Tanda Serangan Jantung pada Pria yang Sering Diabaikan

Serangan jantung termasuk dalam kategori penyakit kardiovaskular (CVD), yang umumnya mengacu pada kondisi yang melibatkan penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah. Serangan jantung terjadi ketika arteri yang memasok darah dan oksigen ke jantung Anda tersumbat, biasanya oleh penumpukan plak lemak yang disebut kolesterol.

Baca Juga: Maradona Meninggal, Kenali 4 Tanda Serangan Jantung

img_title Kolesterol Tinggi di Usia Muda? Minum Ramuan Sederhana ini Bikin Kadar Kembali Normal

Masalah medis paling umum yang terkait dengan peningkatan menguap adalah kurang tidur, insomnia, sleep apnea, narkolepsi, dan banyak obat yang menyebabkan kantuk. Jika tubuh mengalami proses menguap lebih banyak tanpa sebab kurang tidur atau lainnya, menguap bisa menjadi gejala masalah kesehatan yang lebih serius.

Demikian dilansir dari Express UK, Senin, 30 November 2020.

img_title Jangan Anggap Sepele! Kolesterol Bisa Jadi Bom Waktu, Ini Bahaya yang Sering Diabaikan

Ada beberapa penyakit medis lain yang menyebabkan menguap berlebih, termasuk pendarahan di sekitar jantung, tumor otak, multiple sclerosis, stroke, dan bahkan serangan jantung. Pakar kesehatan juga telah memperingatkan bahwa mereka yang menguap saat berolahraga, terutama di hari yang panas, bisa jadi berisiko terkena serangan jantung.

Hal ini disebabkan oleh mekanisme pendinginan bawaan tubuh yang menunjukkan bahwa mereka tidak bekerja sebagaimana mestinya dan dapat menandakan adanya masalah dengan jantung.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Perpustakaan Nasional AS, Institut Kesehatan Nasional, menguap dan termoregulasi diselidiki lebih lanjut.

“Kami meninjau bukti medis dan fisiologis yang terus berkembang yang menunjukkan bahwa menguap mungkin merupakan mekanisme termoregulasi, memberikan pendinginan kompensasi ketika ketentuan lain gagal beroperasi dengan baik," kata peneliti.

Dalam studi lain, respons termoregulasi yang berubah pada pasien gagal jantung yang berolahraga dalam cuaca panas dianalisis. Meski begitu, menguap tetap menjadi fenomena misterius meskipun sains telah berupaya keras menelitinya.

"Temuan kami menunjukkan bahwa saat berolahraga di lingkungan yang hangat, gagal jantung memiliki perubahan yang sebanding meskipun produksi panas metabolik per satuan massa lebih besar," sambung pakar.

Ilustrasi minyak zaitun

Cukup 1 Sendok Sebelum Tidur, Minyak ini Justru Menjadi Pembersih Kolesterol dan Jaga Jantung

Minyak kerap dituduh sebagai biang keladi munculnya berbagai penyakit kronis, mulai dari gangguan jantung hingga lonjakan kolesterol. Jaga jantung dengan minyak ini

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut