Melisha Sidabutar Alami Pembengkakan Jantung, Kenali Penyebabnya
- Instagram @melishapricilla
Kardiomiopati
Penyakit jantung ini membuat jantung lebih sulit untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Seiring perkembangannya, jantung mungkin membesar untuk mencoba memompa lebih banyak darah.
Tekanan darah tinggi di arteri yang menghubungkan jantung dan paru-paru (hipertensi pulmonal)
Jantung mungkin perlu memompa lebih keras untuk memindahkan darah antara paru-paru dan jantung. Akibatnya, sisi kanan jantung bisa membesar.
Cairan di sekitar jantung (efusi perikardial)
Akumulasi cairan di kantung yang berisi jantung dapat menyebabkan jantung tampak membesar pada foto rontgen dada.
Arteri yang tersumbat di jantung (penyakit arteri koroner)
Dengan kondisi ini, plak lemak di arteri jantung dapat menghalangi aliran darah melalui pembuluh jantung, yang dapat menyebabkan serangan jantung. Ketika satu bagian otot jantung mati, jantung harus memompa lebih keras untuk mendapatkan cukup darah ke seluruh tubuh, menyebabkannya membesar.
Anemia
Anemia adalah suatu kondisi di mana tidak ada cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen yang cukup ke jaringan. Anemia kronis yang tidak diobati dapat menyebabkan detak jantung yang cepat atau tidak teratur. Jantung harus memompa lebih banyak darah untuk menutupi kekurangan oksigen dalam darah.
Gangguan tiroid
Baik kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme) dan kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat menyebabkan masalah jantung, termasuk pembesaran jantung.
Zat besi yang berlebihan di dalam tubuh (hemochromatosis)
Hemochromatosis adalah kelainan di mana tubuh tidak memetabolisme zat besi dengan benar, menyebabkannya menumpuk di berbagai organ, termasuk jantung. Hal ini dapat menyebabkan ventrikel kiri membesar akibat melemahnya otot jantung.
Amiloidosis
Amiloidosis adalah suatu kondisi di mana protein abnormal beredar di dalam darah dan dapat disimpan di dalam jantung, mengganggu fungsi jantung dan menyebabkannya membesar.
Pada beberapa orang pembengkakan jantung seperti yang sempat dialami oleh Melisha Sidabutar diketahui tidak menimbulkan tanda atau gejala. Namun, beberapa orang bisa mengalami tanda seperti sesak napas, irama jantung yang tidak normal (aritmia), dan pembengkakan (edema).
Anda juga harus mewaspadai jika mengalami ketidaknyamanan di area lain di tubuh bagian atas, termasuk satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang, atau perut. Kemudian sesak napas yang parah, atau bahkan hingga pingsan ada baiknya jika mengalami hal itu segera mendatangi layanan gawat darurat.
