Israel Temukan Kasus Pembengkakan Jantung pada Penerima Vaksin Pfizer

Ilustrasi Vaksin Covid-19
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Para ilmuwan percaya alasan infeksi dapat memicu kondisi tersebut adalah karena hal itu disebabkan oleh bahan kimia yang disebut sitokin, yang dilepaskan oleh sistem kekebalan tubuh ketika sedang dalam mode serangan.

img_title Anak yang Akan Dibawa Mudik Lebaran Diimbau Sudah Dapat Imunisasi Lengkap

Sitokin ini kemudian dapat menyebabkan perubahan di dalam tubuh yang mengakibatkan pembengkakan di jantung. Ada kemungkinan bahwa vaksin dapat meningkatkan risiko perkembangannya karena memprovokasi sistem kekebalan dengan cara yang sama seperti virus ketika memasuki tubuh.

Umumnya, ketika penyakit awal telah berlalu dan sistem kekebalan tubuh kembali normal, miokarditis akan hilang dengan sendirinya. Namun pada beberapa orang dapat memicu komplikasi parah atau bahkan mematikan seperti gagal jantung, serangan jantung, stroke atau serangan jantung mendadak.

img_title ASN dan Keluarga Akan Disuntikkan Vaksin Kanker Serviks

Sebagai informasi, Israel telah menjadi pemimpin dunia dalam peluncuran vaksinasi, dengan hampir 60 persen dari 9,3 juta penduduknya telah menerima vaksin Pfizer. Basis data nasionalnya telah menunjukkan vaksin itu sangat efektif dalam mencegah gejala dan penyakit parah yang terkait dengan COVID-19.

Sejak Januari, tak lama setelah kampanye vaksin dimulai, infeksi harian turun dari puncak lebih dari 10.000 menjadi hanya 129 sebelum akhir pekan.

img_title Kasus Influenza A Naik Drastis, Puan Minta Vaksinasi Kelompok Rentan Ditingkatkan
Bio Farma, peluncuran vaksin Bio-TCV

Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional, Bio Farma Luncurkan Bio-TCV Hasil Sinergi Akademisi & Industri

Bio Farma (Persero) resmi meluncurkan Bio-TCV (Typhoid Conjugate Vaccine), vaksin tifoid konjugat pengembangan dalam negeri hasil kolaborasi akademisi dan dunia industri.

img_title
VoxPop.co.id
16 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut