Wabah Jamur di India, Risiko Kematian Pasien COVID-19 Kian Mengerikan

Warga India mengenakan masker di tengah pandemi COVID-19
Sumber :
  • Twitter

VoxPop – Infeksi jamur yang mewabah di India, sebanyak 9 ribu kasus, dapat mengintai siapa pun. Pada pasien COVID-19 yang terinfeksi jamur tersebut, potensi kematian akan semakin besar.

img_title India Beri Waktu 3 Hari Mark Zuckerberg Minta Maaf

Infeksi jamur atau disebut sebagai mukormikosis, termasuk penyakit langka, tetapi berbahaya karena potensi kematiannya sangat tinggi. Angka kematian bervariasi antara 46 persen hingga 96 persen tergantung pada kondisi penyakit pasien, jenis jamur, dan bagian tubuh yang terkena.

Dijelaskan Ahli penyakit infeksi, dr Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP(K), mukormikosis rentan menyerang bagi pasien COVID-19 dengan gejala derajat berat. Dengan diperparah infeksi jamur, maka risiko kematian pun tak terhindarkan.

img_title Tak Berniat Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, India Bikin Dua Tim untuk Hadapi Timnas Indonesia dan Brasil

"Ibaratnya jangan sampai sudah jatuh, tertimpa tangga. Pasien COVID-19 itu sudah alami gangguan sistem imun berat ditambah terkena mukormikosis maka akan timbul komplikasi yang perberat gejala sehingga meningkatkan risiko kematian. Peluang kematian lebih besar," ujar dr. Anna dalam acara virtual bersama Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Kamis 3 Juni 2021.

Bahaya pada pasien COVID-19
Mukormikosis maupun infeksi jamur sistemik lain berpotensi menimbulkan komplikasi yang memperberat kondisi pasien COVID-19, serta meningkatkan risiko kematian.

img_title Resmi Lawan Brasil, India Tak Berniat Kalahkan Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup

Selain itu, dampak lainnya adalah makin tingginya biaya perawatan di rumah sakit akibat infeksi jamur. Hal ini berkaitan dengan besarnya biaya pemeriksaan serta pengobatan yang harus diberikan.

"Masa rawat di RS yang lebih lama, serta banyaknya SDM tenaga kesehatan yang harus tersedia untuk merawat pasien dengan kondisi sakit berat atau kritis," imbuhnya.

Bagaimana jamur menginfeksi manusia?
Lebih lanjut, mukormikosis berpotensi menyerang berbagai sistem organ yang mengakibatkan munculnya beragam gejala klinis yang berkembang cepat. Tanda klinis klasik mukormikosis adalah timbulnya nekrosis atau kematian jaringan secara cepat. 

"Hal itu terjadi akibat invasi jamur yang menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan trombosis (gumpalan darah), serta kelainan jaringan berwarna hitam atau black eschar," beber dr. Anna.

Dokter Anna menyebut bahwa secara teori, mukormikosis terjadi melalui kontak dengan spora/elemen jamur dari lingkungan. Misal, tanah, bahan organik yang membusuk seperti daun, tumpukan kompos, dan kotoran hewan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut