COVID-19 India Kian Mencekam, Kasus Jamur Hitam Capai 28 Ribu

Seorang pasien dengan gangguan pernapasan berbaring di dalam mobil sambil menunggu untuk masuk rumah sakit COVID-19 untuk perawatan, di tengah penyebaran COVID-19 di Ahmedabad, India, Kamis 22 April 2021.
Sumber :
  • ANTARA

Dr Sumit Mrig, yang mengepalai departemen THT di Max Smart Super Specialty Hospital di New Delhi, mengatakan bahwa mereka biasa melihat satu atau dua kasus seperti itu dalam seminggu sebelum gelombang kedua pandemi.

img_title Menkes Sebut Penularan Campak Lebih Tinggi Dibanding Covid: Bisa Sampai 18 Orang

“Jumlahnya meningkat drastis kali ini dan saat ini, kami melihat lima hingga enam pasien seperti itu setiap hari,” kata Mrig.

Dia mengatakan, wabah itu telah memberikan tekanan luar biasa pada infrastruktur kesehatan, terutama pada ketersediaan Liposomal Amphotericin-B, obat lini terakhir yang digunakan untuk mengobati jamur hitam dan yang katanya, mendadak kekurangan pasokan.

img_title Menebak Krisis Energi Sekarang, Apakah Lebih Buruk dari Covid-19?

"Selain kematian yang tinggi terkait dengan penyakit yang menyebar dengan cepat dari hidung dan sinus ke mata dan otak dalam rentang waktu 24 hingga 48 jam, jika pengobatan tidak dimulai tepat waktu, pasien dapat kehilangan penglihatannya. Setelah melibatkan otak, kematiannya sekitar 80 persen," tambah Mrig.

Steroid memperburuk keadaan

img_title Tak Cuma Covid-19, Lab Canggih Milik Kalimantan Selatan Bisa Deteksi Kanker dan Tuberkulosis

Dr Soin dari Rumah Sakit Medanta mengatakan bahwa selama gelombang kedua COVID-19, infeksi jamur mempengaruhi pasien virus corona tiga hingga enam minggu setelah pemulihan, paling sering mereka yang menderita diabetes tidak terkontrol atau dirawat dengan steroid.

“Sementara steroid menyelamatkan nyawa bagi banyak pasien dengan COVID-19, banyak kasus dapat dicegah jika diabetes mereka dikontrol dengan lebih baik dan penggunaan steroid dibatasi,” katanya kepada Al Jazeera.

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut