Kasus Kanker Payudara Meningkat, Dokter: Benjolan Dikira Hormonal
- https://news.ubc.ca/
Masalahnya masih sama, yaitu belum ada regulasi standar untuk alur rujukan kasus terduga kanker payudara dari fasilitas kesehatan primer me fasilitas sekunder dan tersier. Padahal untuk kemajuan terapi kanker payudara, Indonesia tidak kalah bahkan unggul dibandingkan negara lain,” kata dr. Walta.
Kerja sama Lintas Profesi melalui SEABCS 2021, diharapkan simpul-simpul masalah penanganan kanker payudara di masing-masing negara bisa terurai dengan berbagi pengalaman.
Ning Anhar sebagai Wakil Ketua Penyelenggara, menjelaskan, melalui SEABCS yang diselenggarakan pada 31 Juli-1 Agustus 2021 ini, kerja sama dengan berbagai komunitas, para ahli, dan pengambil kebijakan diharapkan akan ditingkatkan.
"Di forum SEABCS kita ingin sharing bagaimana cara mereka mendapatkan data, mengatur regulasi supaya pasien yang ditemukan kanker tahap dini tidak butuh waktu lama untuk ditangani. Apalagi soal teknik operasi kita tidak ketinggalan dengan negara lain," kata dr. Walta.
