Paula Verhoeven Terkena DBD Saat Hamil, Ketahui Risikonya pada Janin

Paula Verhoeven dan Kiano Tiger Wong
Sumber :
  • IG @paula_verhoeven

VoxPop – Beberapa waktu lalu, istri aktor sekaligus Youtuber Baim Wong, Paula Verhoeven dirawat di rumah sakit karena menderita demam berdarah dengue atau DBD.

img_title Diperiksa Kasus Umrah Hanania Group, Paula Verhoeven Serahkan Kontrak hingga Foto ke Polisi

Mantan model itu juga sempat mengunggah kondisinya di rumah sakit lewat postingan di Instagram.

"MasyaAllah Tabarakallah. Semalem 2 jagoan mama nemenin bobo di RS...Makasi sayang," tulis Paula dalam unggahannya.

img_title Terungkap! Influencer Dapat Umrah Gratis dari Hanania Group, Praz Teguh dan Paula Verhoeven Diperiksa Polisi

Lewat video di kanal Youtube adik Paula, Chelzea Nail, dijelaskan bahwa Paula merasakan gejala seputar kepala yang sangat pusing, meriang, menggigil dan sekujur tubuh terasa linu. Suhu tubuhnya juga mencapai 38,9 derajat celcius sehingga segera dilarikan ke rumah sakit.

Seperti diketahui, Paula saat ini sedang mengandung anak keduanya. Lantas, apakah sakit DBD yang dialaminya akan berpengaruh pada kehamilannya?

img_title Paula Verhoeven Pamer KTP Baru Usai Cerai dari Baim Wong, Caption Terakhirnya Bikin Salfok!

Demam berdarah bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Tapi, ibu hamil harus ekstra hati-hati karena demam berdarah juga bisa berdampak pada janin dalam kandungan.

DBD bisa berbahaya bagi ibu hamil karena virusnya dapat ditularkan selama kehamilan dan pada saat proses melahirkan. Berikut ini adalah beberapa risiko DBD yang dialami ibu hamil.

- Keguguran
- Stillbirth atau bayi lahir mati
- Berat badan lahir bayi rendah
- Kelahiran prematur dimana organ tubuh bayi belum sepenuhnya berkembang sempurna

Selain itu, penting untuk mengetahui tanda-tanda infeksi penyakit DBD sejak awal pada ibu hamil agar mendapatkan penanganan tepat sesegera mungkin. Tujuannya agar menghindari risiko yang mengancam jiwa.

Jika ibu hamil mengalami ciri-ciri gejala DBD seperti demam tinggi, menggigil, sakit perut, muntah dan muncul bintik-bintik merah di kulit, harus diwaspadai dan segera konsultasikan dengan dokter. Selain itu, pantau selalu nutrisi dan cairan yang masuk pada ibu hamil.

Menurut Ketua Divisi Infeksi dan Pediatri Tropik Departemen Ilmu Kesehatan Anak RCSM-FKUI, dr. Wulya Ratna Karyanti, jika lebih dari tiga hari tidak dilakukan penanganan, dikhawatirkan akan adanya kebocoran pembuluh darah pada ibu yang mengancam keselamatan janin.

Apa langkah pencegahan yang harus dilakukan ibu hamil untuk menghindari DBD? Baca selengkapnya di tautan ini.

Enesis Group, Soffell

Cegah DBD, Enesis Group dan Soffell Geber Kampanye Promotif Asean Dengue Day 2026

Enesis Group dan Soffell menggandeng Kementerian Kesehatan menggelar program "Asean Dengue Day 2026", guna mendukung upaya promotif-preventif Pencegahan DBD di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut