Keputihan Berbau Amis, Awas Infeksi Bakteri Mengintai Miss V
- Times of India
VoxPop – Tak dipungkiri bahwa infeksi vagina rentan mengintai sebagian besar kaum wanita, di mana salah satu yang paling umum dialami adalah vaginosis bakteri. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang tidak normal pada vagina. Apa gejala dan bahayanya?
Bakteri Vaginosis (BV) adalah salah satu infeksi vagina yang paling umum. Penyebab utama di balik pertumbuhan bakteri yang tidak biasa di vagina ini adalah keputihan abnormal yang terjadi selama usia reproduksi seorang wanita.
Seberapa berbahaya infeksi bakteri di vagina?
Dikutip dari laman The Health Site, kondisi ini terkait dengan hasil obstetri dan ginekologi yang buruk, yang mungkin termasuk infeksi pasca operasi hingga persalinan prematur.
Kondisi serius ini juga dapat menyebabkan masalah kesehatan serius lainnya pada wanita seperti lebih rentan terhadap infeksi menular seksual (IMS).
Kelompok rentan terhadap infeksi vagina
Ilustrasi vagina
- Pixabay/LJNovaScotia
Vaginosis bakterial paling sering terjadi pada wanita antara kelompok usia 15 hingga 44 tahun yakni sebelum seorang wanita mencapai menopause. Ketika berbicara tentang siapa yang berisiko mengalami kondisi vagina semacam ini, bisa siapa saja dalam kelompok usia yang disebutkan di atas.
Siapa yang berisiko lebih tinggi?
Risiko terjadinya Vaginosis Bakteri (BV) tergantung pada gaya hidup wanita tersebut, kebersihan yang diikuti wanita untuk menjaga kebersihan alat kelamin. Seseorang mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena BV selama kehamilan, terlibat dalam hubungan seks tanpa kondom, memiliki alat kontrasepsi (IUD), terlibat dalam aktivitas seksual dengan banyak pasangan, dll.
Kenali gejalanya sejak dini
Hingga 84 persen wanita di India menderita Vaginosis Bakteri (BV). Jika tidak diobati tepat waktu, kondisi ini dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan serius lainnya. Berikut adalah beberapa gejala Vaginosis Bakteri (BV) yang tidak boleh Anda abaikan.
Keputihan tidak normal
Anda mungkin melihat keputihan kental yang sering berwarna putih pucat, abu-abu atau kehijauan. Ini bukan pertanda baik. Jika bukan Vaginosis Bakterial (BV), keputihan yang tiba-tiba ini juga bisa berarti kesehatan vagina Anda terganggu dan perlu perawatan segera.
Keputihan yang berbau
