Imunitas Alamiah atau Vaksin, Mana Lebih Tahan Lama Lawan COVID-19?

Vaksin COVID-19 (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Berapa imunitas bertahan dan kapan mulai menurun?

img_title Menkes Sebut Penularan Campak Lebih Tinggi Dibanding Covid: Bisa Sampai 18 Orang

Meski imunitas adalah konsep yang luas, dan ada banyak cara dimana tubuh kita melindungi tubuh kita secara aktif, tapi imunitas yang berkaitan dengan COVID-19 terlihat menurun seiring waktu, dan membuat seseorang berisiko terpapar lagi.

Dilansir laman Times of India, menurut sejumlah penelitian sebelumnya, imunitas yang didapat setelah melawan COVID-19 (imunitas alamiah) berada pada puncaknya selama 3-5 bulan pasca infeksi, dan kemudian mulai menurun. Jumlah antibodi yang menurun, dan tingkat imunitas yang rendah memiliki risiko.

img_title Menebak Krisis Energi Sekarang, Apakah Lebih Buruk dari Covid-19?

Dengan vaksin, meski perlindungan imunitas dianggap lebih maksimal kini ditemukan kian menurun seiring waktu, kurang efektif. Menurut beberapa riset yang ada terkait hal ini, imunitas yang didapat dari vaksin, pada titik terbaiknya, melindungan seseorang selama 6-9 bulan, sebelum mulai menurun.

Perlindungan dari vaksin juga telah terlihat menjadi kurang efektif dengan adanya sirkulasi mutasi virus. Tidak hanya virus menjadi lebih pintar saat bermutasi, virus juga mendapat kemampuan untuk melewati antibodi dari vaksin dan menyebar ke organ-organ lebih cepat.

img_title Tak Cuma Covid-19, Lab Canggih Milik Kalimantan Selatan Bisa Deteksi Kanker dan Tuberkulosis
Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut