Jangan Abai, Kebiasaan Ngopi Picu Gigi Kusam

Ilustrasi gambar kopi.
Sumber :
  • Freepik

VoxPop – Gigi putih yang sehat merupakan dambaan banyak orang. Namun, ada banyak alasan yang memicu gigi menjadi kusam dan tak cerah mulai dari usia, pola kebersihan pribadi, hingga kebiasaan sehari-hari.

img_title Banyak yang Salah, Ini Waktu Terbaik Minum Kopi agar Badan Lebih Segar dan Fokus

Beberapa hal yang tidak bisa kita kendalikan, seperti usia atau kecelakaan saat masih muda yang dapat mengganggu perkembangan email gigi kita. Itulah mengapa penting untuk mendiskusikan rencana apa pun yang Anda miliki untuk memutihkan gigi dengan dokter gigi Anda. 

"Banyak orang-orang yang semakin memperhatikan penampilannya secara keseluruhan, termasuk pula memperhatikan senyumnya. Ke depannya, tren memutihkan gigi masih akan digemari mengingat cara memutihkan gigi sekarang semakin mudah untuk dilakukan," ujar Co-Founder dan CMO Rata Indonesia, Drg. Deviana Maria, dalam keterangannya.

img_title Seloroh Prabowo Mau Jadi Brand Ambassador Kopi: Katanya Bisa Panjang Umur

Kabar baiknya adalah bahwa dalam banyak kasus, membalikkan noda gigi cukup mudah. Namun, apa saja faktor yang memicu noda di gigi? Berikut rangkumannya.

ilustrasi gigi.

Photo :
  • pixabay/pexels
img_title Prabowo: Satu Wisatawan Asing Minum Secangkir Kopi, Hidupi 10 hingga 15 Rakyat Kita

Kebiasaan gaya hidup

Ada banyak faktor yang membuat gigi menjadi kusam atau kehilangan warna aslinya. Kopi, teh, cola, anggur, dan beberapa makanan bertepung seperti pasta atau kentang, dapat menyebabkan kondisi yang menyebabkan pewarnaan. Selain itu, Merokok atau mengunyah tembakau dapat menodai gigi.

"Kebiasaan merokok dan minum alkohol, sering mengkonsumsi minuman berwarna seperti kopi dan faktor genetik," tutur Drg Deviana

Kebersihan gigi yang buruk

Lupa menyikat dan menggunakan benang gigi dapat menyebabkan plak dan noda makanan menumpuk. Melewatkan pembersihan gigi profesional juga dapat memicu munculnya noda. 

Penyakit

Penyakit yang mencegah perkembangan normal email gigi (bagian luar putih gigi) dan dentin (inti “kuning” yang lebih berpori di bawah email) dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Perawatan medis tertentu, seperti radiasi kepala dan leher serta kemoterapi dapat menyebabkan gigi berubah warna. Beberapa infeksi pada ibu hamil dapat mempengaruhi perkembangan email pada bayi Anda dan menghitamkan gigi mereka. 

Penuaan

Seiring bertambahnya usia, lapisan luar email pada gigi Anda akan terkikis sehingga dentin kuning terlihat. Dentin gigi Anda juga tumbuh seiring bertambahnya usia, yang mengurangi ukuran pulpa. Transparansi gigi berkurang, membuatnya terlihat lebih gelap.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut