Riset Kesehatan Dibutuhkan, Jumlah Peneliti Indonesia Masih Rendah

Ilustrasi dokter/rumah sakit.
Sumber :
  • Freepik

Dalam program yang digelar sejak Juni lalu setidaknya sudah ada 70 proposal penelitian dan tulis ilmiah diajukan, dengan membahas beragam ide terkait inovasi kesehatan – mulai dari pengaruh pemberian prebiotik terhadap penderita skizofrenia, efektivitas sambiloto sebagai antiinflamasi, hingga penelitian terkait efektivitas obat kumur terhadap mutasi Virus Sars-Cov-2.

img_title Ibu Dokter Magang yang Tewas Jatuh Dari Lantai 18 Apartemen Kalibata City Alami Syok

Dari situ, sebanyak 5 proposal penelitian dan 10 karya tulis ilmiah terpilih, dan berhak mendapatkan dukungan dana riset dan apresiasi, dengan total penghargaan sebesar Rp250.000.000.

“Pemenang penghargaan kami pilih berdasarkan daya tarik ide, kualitas penulisan, serta dampak dari penelitian terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi berbagai proposal penelitian dan karya tulis yang telah dibuat, dan tentunya sangat bermanfaat bagi kemajuan dan inovasi sektor kesehatan Indonesia,” kata Direktur Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia, dr. Marhaen Hardjo M. Biomed., PhD,.

img_title Detik-detik Dokter Internship Siti Zahra Maghfira Ditemukan Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen Kalibata City

Total penghargaan senilai Rp250.000.000 diberikan kepada 5 pemenang kategori proposal penelitian, dimana masing-masing pemenang akan mendapatkan dana riset sebesar Rp35.000.000. Sementara 10 pemenang karya tulis ilmiah akan mendapatkan dana apresiasi sebesar Rp7.500.000.

Ilustrasi dokter

Teknologi Makin Masuk ke Dunia Kesehatan, Apakah Dokter Akan Tergantikan?

Perkembangan teknologi kesehatan dalam beberapa tahun terakhir semakin mengubah cara penyakit dideteksi, pasien mendapatkan layanan medis, hingga tenaga kesehatannya.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut