Pandemi Belum Usai, WHO Peringatkan Deltacron Makin Meluas
- Freepik
Ilustrasi COVID-19/virus corona.
- Pixabay/mattthewafflecat
Sorotan lebih lanjut, tulisnya, bahwa kita perlu menunggu eksperimen untuk menentukan sifat virus ini. Pentingnya pengurutan, analitik & berbagi data yang cepat saat kita menangani pandemi ini.
Variasi hibrida diciptakan oleh proses yang dikenal sebagai rekombinasi, yang terjadi ketika dua varian virus menginfeksi pasien pada saat yang sama dan bertukar materi genetik untuk menghasilkan keturunan baru. Untuk mengenalinya, tentu diharuskan tes PCR dan antigen.
Bicara soal tes COVID-19, Saber Chowdhury, anggota Business Leader Caucus, memaparkan studi kasus Kampala Principles di Bangladesh, yang berfokus pada triase dan tempat test COVIDA-19 inovatif di Dhaka. Tempat pengecakan yang menawarkan tes COVID-19 dengan harga terjangkau untuk masyarakat berpendapat rendah, merupakan kolaborasi antara social enterprise Digital Healthcare Solutions (DH), yayasan Institute for Developing Science and Health Initiatives (ideSHI), dan rumah sakit publik, Mugda Medical College & Hospital di Dhaka.
“Studi Kasus Bangladesh merupakan bukti yang kuat [dalam kerja sama pembangunan]. Ketika kami meninjau keberhasilan usaha ini, kami menyadari relevansi dan pentingnya Kampala Principles," menurut Chowdhury dalam sebuah diskusi virtual berjudul “Kampala Principles di Indonesia", dikutip dari keterangan pers UNDP Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Norimasa Shimomura, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, menekankan pentingnya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan peran vital sektor swasta dalam pencapaian tujuan tersebut. Hal itu sejalan dengan maksud Chowdhury, di mana perlu kolaborasi untuk bisa menciptakan fasilitas tes COVID dengan harga terjangkau bagi semua masyarakat.
“Walaupun SDGs tidak dapat dicapai tanpa kontribusi aktif dari sektor swasta, begitu pula sebaliknya, sektor swasta tidak dapat meneruskan praktik bisnisnya tanpa SDGs, di mana SDGs dapat menciptakan lingkungan yang mendukung untuk bisnis yang berkelanjutan,” ucap Norimasa.
Priyanto Rohmatullah, Koordinator Kerja Sama Pembangunan Global di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), mengatakan bahwa pemerintah Indonesia mendukung keterlibatan sektor swasta dalam kerja sama pembangunan sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Sementara itu, Steve Tipman, Presiden dan CEO Trade Facilitation Office Kanada, mengatakan Kanada telah menggunakan Kampala Principles ketika bekerja sama dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia.
