Mengenal Aneurisma Otak, Penyakit yang Diderita Emilia Clarke
- Instagram @emilia_clarke
- Hidrosefalus. Kondisi saat adanya pendarahan di ruang antara otak dan jaringan sekitarnya (pendarahan subarachnoid). Umumnya, darah dapat memblokir sirkulasi cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (cairan serebrospinal). Kadar serebrospinal yang terlalu tinggi dapat meningkatkan tekanan pada otak dan dapat merusak jaringan.
- Hiponatremia. Pendarahan subarachnoid dari aneurisma otak yang pecah dapat mengganggu keseimbangan natrium dalam darah. Kondisi ini dapat terjadi akibat kerusakan pada hipotalamus, area di dekat dasar otak.
- Penurunan kadar natrium darah (hiponatremia) dapat menyebabkan pembengkakan sel-sel otak dan kerusakan permanen.
Meski bisa sembuh, namun sebagian besar penderita aneurisma otak berujung kematian. Hal ini diungkap juga oleh Emilia yang merasa ketakutan. "Saya benar-benar minoritas kecil orang yang bisa bertahan dari ini," kaya aktris berusia 35 tahun tersebut.
