Pasangan LDR Wajib Tahu Bahaya Sleep Call yang Minim Manfaat
- istockphoto.com
VoxPop Lifestyle – Setiap pasangan muda yang menjalani hubungan pacaran jarak jauh alias LDR (long distance relationship) tak jarang yang melakukan sleep call. Sleep call adalah salah satu tren yang kerap dilakukan pasangan muda yang saling menelepon atau video call hingga tertidur. Pasangan LDR perlu tahu manfaat sleep call karena salah satunya sebagai pengobat rindu. Meski bermanfaat menjaga hubungan awet dan harmonis, hal ini bisa mengurangi kualitas tidur, meningkatkan risiko kanker, hingga memicu kebakaran, lho. Sleep call memang tidak dilarang. Tetapi komunikasi bersama pasangan tidak seharusnya mengganggu jam tidur, yang justru berisiko menurunkan kualitas hubungan. Karena itu, jam tidur dan istirahat yang cukup wajib dipenuhi.
Meletakkan HP di sebelah kepala pas atau meja sebelah tempat tidur tidak disarankan. Sebaliknya, letakkan HP jauh dari jangkauan kita supaya kita tidak tergoda membuka-buka HP ketika berusaha tidur. Oleh sebab itu, slepe call disarankan tak dilakukan setiap hari dalam jangka waktu berjam-jam. Cahaya layar ponsel dapat memancarkan sinar yang tidak baik bagi kesehatan mata. Cahaya tersebut juga dapat menghambat produksi hormon tidur yang membuat Anda kesulitan untuk tidur dan akan terjaga semalaman.
Sebelum membahas bahaya dan dampak dari sleep call, berikut adalah beberapa manfaat sleep call dengan pasangan dari laman alodokter:
Ilustrasi sleep call
- ABC News
1. Menjalin komunikasi yang lebih intens
Umumnya, pasangan yang menjalani LDR memanfaatkan waktu di malam hari, terutama sebelum tidur, untuk melakukan sleep call. Obrolan di malam hari ini akan terasa lebih intim dan hangat karena mereka sudah terbebas dari beban pekerjaan di siang.
Selain itu, melakukan panggilan video dengan memperlihatkan wajah masing-masing juga bisa membuat mereka merasa dekat, dicintai, nyaman, dan penuh kasih. Meski tak saling bertemu, obrolan yang intens saat sleep call ini bisa meningkatkan keharmonisan dalam hubungan mereka.
2. Menghindari kesalahpahaman
Saat menjalani hubungan jarak jauh, banyak hal yang mungkin tidak bisa dijelaskan secara langsung dengan pasangan. Komunikasi melalui pesan singkat acapkali menimbulkan kesalahpahaman karena perbedaan makna dari apa yang ditulis dan bagaimana orang lain membaca pesan tersebut.
