WHO Peringatkan Ancaman Campak akan Melanda Dunia Setelah COVID-19

Ilustrasi anak campak
Sumber :
  • Times of India

VoxPop Lifestyle  – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengatakan saat ini ada ancaman campak yang menyebar di berbagai wilayah secara global.

img_title Tak Perlu Digoreng, Ternyata Tempe Mentah Bisa Bikin Wajah Bersih dan Penceranaan Lebih Sehat

Ini terjadi ketika COVID-19 menyebabkan penurunan yang stabil dalam cakupan vaksinasi dan melemahnya pengawasan campak, menurut WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Scroll untuk simak artikel selengkapnya.

Vaksin campak dua dosis telah tersedia selama beberapa dekade, yang lebih dari 97% efektif dalam mencegah penyakit anak yang berpotensi berbahaya. Namun, menurut WHO, ancaman tersebut meningkat selama pandemi COVID-19, demikian dilansir dari Times of India.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Vaksin Campak dan Rubella (MR).

Photo :
  • ANTARA FOTO/Ampelsa

Apa itu campak?

img_title WHO Ingatkan Pentingnya Mengontrol Asupan Garam Harian, Ini Kebiasaan yang Harus Dihindari

Campak adalah salah satu virus manusia yang paling menular. Hampir seluruhnya dapat dicegah melalui vaksinasi. Namun, diperlukan cakupan vaksin 95 persen untuk mencegah wabah di antara populasi.

Menurut CDC, satu pasien yang terinfeksi dapat menginfeksi setidaknya 10 kontak dekat yang tidak dilindungi baik melalui masker atau vaksinasi.

?Vaksinasi yang terlewat

Menurut laporan itu, pada tahun 2021, rekor tertinggi hampir 40 juta anak melewatkan dosis vaksin campak. Selanjutnya, 25 juta melewatkan dosis pertama dan 14,7 juta melewatkan dosis kedua.

Cakupan vaksin di seluruh dunia merupakan yang terendah sejak 2008. Hanya 81% anak-anak di dunia yang telah menerima dosis pertama dan 71% telah menerima dosis kedua.

Sesuai laporan, ada 9 juta kasus campak dan 128.000 kematian secara global. Setidaknya 22 negara mengalami "wabah besar dan mengganggu."

Sementara kasus campak belum meningkat secara dramatis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sekarang saatnya untuk bertindak, kata pemimpin campak WHO, Patrick O'Connor, kepada Reuters. 

"Kami berada di persimpangan jalan. Ini akan menjadi 12-24 bulan yang sangat menantang untuk mencoba mengurangi ini," ujar dia.

Gejala campak

Anak demam

Photo :
  • U-Report

Gejala campak muncul sekitar 10 sampai 14 hari setelah terpapar virus. Ini termasuk:

-Demam
-Batuk kering
-Pilek
-Sakit tenggorokan
-Konjungtivitis
-Ruam
-sepsis virus
-Radang paru-paru
-pembengkakan otak

Lebih lanjut tentang ruam campak

Ruam campak terdiri dari bintik-bintik merah kecil, beberapa di antaranya sedikit menonjol. Ini sering dimulai pertama di wajah. Dalam beberapa hari berikutnya, ruam kemudian menyebar ke lengan, dada, punggung, paha, tungkai bawah dan kaki.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut