Punya Penyakit Langka, Payudara Wanita Ini Tak Bisa Berhenti Membesar

Payudara Pamela J yang terus membesar karena penyakit langka
Sumber :
  • New York Post

VoxPop Lifestyle – Memiliki payudara yang besar mungkin menjadi impian sebagian banyak wanita. Namun, berbeda dengan wanita satu ini.  Pamelia J yang berusia 27 tahun, selalu ingin payudaranya tumbuh, tapi sekarang tidak mau berhenti.

img_title Rekan Jay Idzes Terjerat Kasus Narkoba di Australia, Apa Dampaknya untuk sang Kapten Timnas Indonesia?

Model OnlyFans yang disebut memiliki bodygoals ini, payudaranya telah naik empat ukuran cup bra, tumbuh dari cup J menjadi cup M hanya dalam waktu delapan bulan.

Sekitar setahun yang lalu, Pamelia menyadari bahwa payudaranya tumbuh pesat, setelah bra favoritnya mulai terasa sempit. Dia juga mulai menderita sakit punggung yang parah ketika ukuran dadanya meningkat dari 39 inci menjadi 51 inci. 

img_title Wakil Asia Resmi Habis Tak Bersisa di Piala Dunia 2026 usai Australia Ditaklukkan Mesir Lewat Adu Penalti

Payudara Pamela J yang terus membesar karena penyakit langka

Photo :
  • New York Post

"Awalnya menyenangkan dan menarik untuk melihat seberapa banyak "mereka" tumbuh, tetapi baru-baru ini saya menjadi tidak nyaman, dan saya berharap memiliki payudara berukuran normal saja," kata Pamelia kepada SWNS, melansir New York Post. 

img_title Update Daftar Tim Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang dan Australia Wakili Asia

Wanita Australia itu dirujuk ke ahli bedah pada Maret 2022 dan didiagnosis dengan kondisi yang sangat langka yang disebut gigantomastia.

Gigantomastia adalah kondisi yang sangat langka dan tidak dipahami dengan baik yang menyebabkan pertumbuhan jaringan payudara yang cepat dan berlebihan. Ini dapat menyebabkan mastalgia (nyeri payudara), ulserasi atau infeksi, masalah postur, nyeri punggung dan cedera traksi kronis pada saraf interkostal yang mengakibatkan hilangnya sensasi puting susu, menurut National Center for Advancing Translational Sciences.

Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk perubahan hormonal, obat-obatan dan penyakit autoimun, namun penyebab penderitaan Pamelia saat ini tidak diketahui.

Ilustrasi payudara

Photo :
  • vecteezy

Pamelia juga menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS) dan sedang menjalani tes untuk melihat apakah kedua kondisi tersebut dapat berhubungan, namun belum diberikan penjelasan untuk kondisinya.

“Sangat tidak nyaman, "mereka" sangat berat, dan saya bisa sangat kesakitan,” katanya.

Selain rasa sakit fisik, payudara besar Pamelia juga menyebabkan masalah kesehatan mental karena dia kesulitan menemukan pakaian yang membuatnya merasa nyaman dengan dirinya sendiri dan menghadapi tatapan dan penilaian orang asing.

“Saya kesulitan menemukan pakaian yang sesuai dengan payudara saya, dan akhirnya saya hanya mengenakan kaus kebesaran. Ada pilihan yang sangat terbatas untuk wanita berpayudara besar, terutama jika Anda tidak ingin belahan dada Anda terlihat," kata Pamelia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut