Bisa Picu Kecelakaan, Microsleep Intai Pemudik: Kenali Penyebab dan Pencegahannya

Ilustrasi mengantuk saat mengemudi mobil
Sumber :
  • U-Report

Anda tidak harus memiliki pola kurang tidur untuk terpengaruh. Satu studi menemukan bahwa hanya satu malam dari waktu tidur terbatas (kurang dari 4 jam) menghasilkan peningkatan microsleep. Selain itu, mereka yang memiliki pola tidur teratur lebih cenderung mengalami episode microsleep saat kurang tidur.

img_title 5 Kota Alami Lonjakan Trafik selama Mudik Lebaran, Bukan Jakarta atau Bandung

Penyebab lain dari Microsleep

Kualitas tidur yang buruk juga dapat menyebabkan microsleep. Tidur yang buruk dapat berasal dari kondisi fisik dan mental, termasuk:

img_title Survei Indikator: 82,7% Pemudik Puas, Operasi Ketupat 2026 Sukses Lancarkan Arus dan Tekan Kecelakaan

Ilustrasi arus mudik di Cipali

Photo :
  • ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

- Diabetes dan masalah gula darah
- Apnea tidur
- Tekanan darah tinggi
- Kegemukan
- Depresi
- Kecemasan

img_title 85,3 Persen Pemudik Puas, Survei Indikator: Menunjukan Pelayanan Mudik 2026 Berjalan Baik

Selain itu, penggunaan alkohol dan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan episode microsleep. Antihistamin adalah salah satu obat yang biasa digunakan yang dapat menyebabkan kantuk.

Pencegahan Microsleep

Perbaikan jangka pendek untuk kantuk dapat mengurangi microsleep. Coba tips ini saat Anda merasa mengantuk:

1. Ubah apa yang Anda lakukan

Hanya butuh sekitar setengah jam agar monoton memengaruhi kewaspadaan Anda. Istirahat untuk bangun dan bergerak sangat membantu.

2. Istirahat

Terkadang Anda tidak bisa mengatasi rasa kantuk Anda. Tidur selama 20 menit atau lebih dapat membantu. Atur alarm jika Anda kesulitan bangun.

3. Berbicara dengan seseorang

Percakapan membangunkan sel-sel otak. Selain itu, berbicara mempercepat pernapasan dan memompa oksigen ekstra ke dalam aliran darah.

4. Minum kafein

Biarkan sekitar 30 menit agar mulai bekerja. Dan cobalah untuk tidak mengkonsumsinya terlalu dekat dengan waktu tidur.‌

5. Untuk perbaikan jangka panjang, tingkatkan kebiasaan tidur Anda

Rencanakan untuk menghabiskan 8 jam di tempat tidur, yang biasanya menghasilkan 7 jam tidur. Tidur yang cukup untuk kebanyakan orang dewasa. Pastikan untuk berolahraga di siang hari.

6. Batasi penggunaan layar menjelang waktu tidur

7. Hindari makanan berat, kafein, nikotin, dan alkohol dalam beberapa jam sebelum tidur.

Ilustrasi pesawat terbang.

Dinilai Paling Tepat Waktu, Maskapai Ini Jadi Pilihan Utama Pemudik Lebaran 2026

Periode mudik Idul Fitri (Lebaran) merupakan salah satu momen penting dalam lanskap ekonomi Indonesia, karena banyak orang pulang kampung selama momen tersebut.

img_title
VoxPop.co.id
17 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut