Jangan Sepelekan, Gangguan Tiroid Picu Masalah Kesuburan Wanita
- Pixabay
Gejala hipertiroid .
- U-Report
"Sepanjang pengetahuan saya, bila dikoreksi dengan baik, bahkan dengan hipotiroid tidak hamil, kurang subur, dia (bisa) kembali normal," tambahnya.
Lebih dalam, dokter Tjokorda menegaskan bahwa gangguan tiroid pada wanita hamil dapat memicu penyakit grave yang memicu masalah serupa pada janinnya. Sebanyak 25 persen kasus ibu dengan gangguan tiroid memicu hipotiroid kongenital pada janin. Maka, dibutuhkan skrining dini agar dapat dihindari dengan tepat.
"Jadi kalau ibu kena maka pada hamil berikutnya harus hati-hati. Skrining lebih dini," imbuhnya.
Oleh karena itu, peningkatan kapabilitas tenaga kesehatan, khususnya dokter di semua multidisiplin ilmu tentang skrining dan diagnosis gangguan tiroid sedini mungkin sangat penting untuk mencegah komplikasi masalah kesehatan serius lebih lanjut, serta memastikan layanan kesehatan berkualitas terkait penanganan gangguan tiroid dapat diberikan bagi seluruh masyarakat. Hal ini hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak berkepentingan untuk mendorong peningkatan pemahaman mengenai gangguan tiroid.
“Merck sebagai mitra bagi tenaga kesehatan, melihat adanya kebutuhan edukasi dan peningkatan kapabilitas dokter untuk dapat meningkatkan skrining dan diagnosis gangguan tiroid pada populasi dewasa berisiko tinggi dan bayi baru lahir di Indonesia. Hal ini sangat penting karena peran mereka sebagai lini terdepan yang memberikan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat. Kami sangat mengapresiasi PB IDI dan PP InaTA yang telah menyambut baik upaya kerja sama dalam program RAISE Tiroid," tutur Presiden Direktur PT Merck Tbk, Evie Yulin.
