Jangan Abai Sering Mimisan Hingga Pusing, Bahaya Hipertensi Mengintai
- Pexels/Andrea Piacquadio
Jakarta – Hipertensi, juga disebut tekanan darah tinggi, diam-diam dapat menyebabkan kerusakan yang fatal pada tubuh sebelum sejumlah gejala muncul. Hal ini menjadi salah satu alasan hipertensi disebut sebagai pembunuh senyap lantaran mendadak dapat memicu risiko mematikan pada organ di tubuh tanpa disadari.
Mengontrol tekanan darah tinggi sangat penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan dan secara harfiah bisa menjadi masalah hidup atau mati. Namun, kebanyakan orang dengan hipertensi tidak tahu mereka mengidapnya.
Direktur Medis dan Dokter Perawatan Mendesak, Kesehatan Karbon dan Rumah Sakit Saint Mary Dr. Bayo Curry-Winchell, mengatakan bahwa hipertensi dapat menyerang siapa saja pada usia berapa pun. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena mengembangkan penyakit ini termasuk usia, riwayat keluarga, merokok, dan menjalani gaya hidup non-aktif.
Ilustrasi Hipertensi.
- U-Report
"Tekanan darah tinggi tidak hanya terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Hampir 1 dari 4 orang dewasa berusia 20 hingga 44 tahun memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi adalah penyebab utama stroke, suatu kondisi yang meningkat di antara yang lebih muda," tulis CDC dikutip laman Eat This.
Maka dari itu, penting untuk mengenali tanda hipertensi yang cukup khas namun kerap diabaikan oleh banyak orang. Salah satunya adalah mimisan, yang kerap dianggap sepele namun mematikan.
"Dalam praktik saya, saya berbagi dengan pasien saya bahwa penglihatan berubah, sakit kepala, dan sering mimisan juga merupakan tanda tersembunyi dari tekanan darah tinggi," ujar dokter Bayo
Dr. Evelyn Huang, dokter residen pengobatan darurat di Northwestern Memorial Hospital menambahkan bahwa seringkali, orang tidak memiliki gejala dari tekanan darah tinggi. Namun, beberapa orang mungkin memiliki gejala.
"Gejala dapat berupa nyeri dada, kesulitan bernapas, dan pusing. Ini bisa menjadi tanda keadaan darurat, jadi jika ada yang mengalami gejala ini, mereka harus menghubungi penyedia layanan kesehatan. Saya selalu menyarankan agar seseorang mengikuti penyedia perawatan primer agar tekanan darah mereka diperiksa secara teratur dan agar seseorang mengikuti mereka dalam jangka panjang," tegasnya.
Jika tidak diobati, hipertensi dapat memengaruhi organ vital seperti ginjal, jantung, dan otak. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC AS) mengatakan bahwa tekanan darah biasanya naik dan turun sepanjang hari, tapi itu dapat merusak jantung Anda dan menyebabkan masalah kesehatan jika angkanya tinggi untuk waktu yang lama.
