Pakar Ungkap Risiko Paparan COVID-19 di Tengah Polusi Udara Buruk
Rabu, 13 September 2023 - 13:48 WIB
Sumber :
- Pixabay/Tumisu
Senada, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof drh Wiku Bakti Bawono Adisasmito, M.Sc., PhD, setuju dengan pemakaian masker kembali. Meski COVID-19 sudah menjadi endemi, kini polutan yang mencemari udara bisa terhirup dan membahayakan kesehatan.
Dibanding COVID-19 yang efeknya bisa cepat sekali sehingga menyebabkan seseorang sakit, ini jauh berbeda dengan dampak pencemaran udara. Wiku menjelaskan bahwa dampak polusi udara relatif lebih lama karena polutan perlu masuk ke sirkulasi darah dulu dalam jumlah banyak atau dengan kata lain efeknya jangka panjang.
"Pakai masker saja dan kalau di rumah pastikan debu dan lainnya tidak boleh ada supaya kita selalu terjaga sehat di mana kita berada," tambah Wiku.
Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi
China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
