Geger Seorang Remaja Harus Diamputasi Kaki dan Tangannya Gegera Flu, Kok Bisa?

Ilustrasi flu dan batuk.
Sumber :

Amerika Serikat – Belum lama ini kejadian langka dialami oleh seorang anak remaja laki-laki berusia 14 tahun di Tennesse, Amerika Serikat, yaitu dirinya mengalami gejala yang menyerupai Flu.

img_title Tawuran Antar Kelompok Remaja di Cilincing Jakut Pecah! Satu Orang Tewas Akibat Luka di Kepala dan Tangan Putus

Hal yang menjadi sorotan, flu itu berdampak pada remaja dengan membuat kedua tangan dan kakinya diamputasi. Hal tersebut terpaksa dilakukan untuk menyelamatkan nyawa anak laki-laki yang diketahui bernama Mathias Uribe itu.

Mathias Remaja Harus Amputasi Kaki dan Tangannya Gegera Flu

Photo :
  • Istimewa
img_title Polisi Tangkap 4 Remaja yang Hendak Tawuran di Jakbar, Sita Celurit hingga Petasan

Dilansir dari Mirror, Jumat, 15 September 2023, gejala yang dialami Mathias sebelumnya sama seperti pada gejala pilek atau flu pada umumnya. Namun, lambat laun gejala-gejala tersebut berubah menjadi hampir mematikan, sehingga orang tuanya, Edgar dan Catalina Uribe langsung membawanya ke rumah sakit.

Sayangnya, keluarga kecil tersebut harus mengambil keputusan sulit dengan harus mengamputasi keempat anggota tubuh Mathias.

img_title Polisi Amankan 3 Remaja di Cengkareng Gegara Bawa Narkoba Jenis Sintetis

Masa depan dan mimpi sang putra lantas sempat terpuruk. Pasalnya, sebelum diamputasi, Mathias merupakan anak beprestasi di bidang musik, khususnya sebagai pemain piano. Ia kini tak lagi bisa memainkan melodi indah menggunakan jemari tangan, dan bahkan kakinya. Meski begitu, Edgar dan Catalina tetap bersyukur sang putra masih hidup.

“Saat ini, bagi saya, sangat sulit untuk menerima ini, tetapi pada saat yang sama saya melihatnya dan saya berpikir, 'Dia ada di sini'.,” ujar Catalina, dilansir dari laman The Mirror.

Selama dua bulan terakhir, Mathias diketahui menjalani masa pemulihan di Rumah Sakit Anak Monroe Carrel di Vanderbilt. Dia harus menjalani perawatan di sana setelah didiagnosis menderita pneumonia dan sindrom syok toksik streptokokus serta serangan jantung.

Dilansir dari Cleveland Clinic, pneumonia adalah infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.

Jaringan saraf penderita penyakit pneumonia akan membengkak dan menyebabkan munculnya cairan atau nanah di dalam paru-paru.

Mathias Remaja Harus Amputasi Kaki dan Tangannya Gegera Flu

Photo :
  • Istimewa

Sementara dilansir dari Halodoc, Toxic shock syndrome (TSS) merupakan komplikasi langka yang mengancam jiwa dari jenis infeksi bakteri tertentu. Biasanya sindrom syok toksik terjadi akibat toksin yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus (staph).

Akibat kondisi yang dialaminya itu, Mathias juga dimasukkan ke dalam mesin ECMO (oksigenasi membran ekstrakorporeal), yang tampak mirip dengan mesin bypass jantung-paru. Ia berada di dalam mesin tersebut selama hampir 2 minggu lamanya agar nyawanya bisa tertolong.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut