Disunat Jin Ternyata Bukan Berkah, Ini Bahayanya

Ilustrasi penis.
Sumber :
  • Doc. Unsplash

Ilustrasi penis.

Photo :
  • Doc. Unsplash
img_title Peran Teknologi Medis Modern untuk Menekan Risiko Paparan Darah pada Nakes

"Pada beberapa orang ketika awal kejadian itu masih bisa dikembalikan seperti semula, tapi beberapa lainnya tidak bisa. Kalu sudah bengkak dan lama-lama dibiarkan maka bisa merusak penis," kata Dokter Budi.

"Kalau sudah mengalami kerusakan akibatnya secara estetika penisnya akan menurun karena sebagian kepalanya mengalami kerusakan hingga bentuknya tidak normal," tambahnya.

img_title Bukan Cuma Mengobati, Riset Terbaru Fokus Prediksi Risiko Kesehatan Masa Depan

Ada cara pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi parafimosis. Pertama yakni kompres penis dengan air dingin untuk mengurangi bengkak. Kemudian, minum obat anti nyeri yang aman bagi pasien bila tidak ada alergi dan kontraindikasi. Setelah melakukan dua hal tersebut, segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat untuk ditangani secara medis.

Pada orang dewasa, sangat dianjurkan untuk rajin membersihkan penis dengan sabun dan air mengalir. Hindari juga penis bersentuhan dengan zat-zat yang mengiritasi dan kembalikan penis ke kondisi semula setelah melakukan hubungan badan. Namun pencegahan yang terbaik untuk parafimosis adalah melakukan circumsisi atau sunat di usia yang cukup.

img_title Meningkatnya Kasus Malpraktik Medis di Indonesia, Ini 3 Alasan Mengapa Tak Boleh Diabaikan
Kita Sehat.

Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT, Kejar Target Angka Harapan Hidup

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkomitmen penuh untuk meningkatkan angka harapan hidup masyarakat melalui penguatan layanan kesehatan primer yang terintegrasi.

img_title
VoxPop.co.id
21 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut