Awas! Anak di Bawah 8 Tahun Berisiko Kena Gejala Monkeypox Lebih Berat dari Orang Dewasa
- Freepik/DCStudio
Ilustrasi cacar monyet/monkeypox.
- Freepik
1. Pastikan keamanan produk vitamin herbal dengan cek nomor registrasi Badan POM. Jika memiliki sertifikat fitofarmaka, itu lebih baik, karena telah teruji klinis.
2. Pilih produk yang aman digunakan dalam jangka panjang.
3. Pilih produk yang terbukti efektif dalam meningkatkan imun tubuh atau bersifat imunomodulator.
4. Utamakan produk vitamin herbal yang telah dianjurkan oleh para ahli atau tenaga kesehatan.
5. Gunakan sesuai petunjuk.
Menanggapi kondisi ini, Research and Business Development Director Dexa Group, Prof. Raymond Tjandrawinata, mengungkapkan, di antara obat-obatan berbahan alam, tanaman meniran hijau telah teruji klinis sebagai imunomodulator.
"Meniran ini ternyata aktif terhadap berbagai macam patogen. Sehingga baik spesific maupun non-spesific immune system, imunitas bisa naik dengan menggunakan tanaman asli Indonesia ini,” tegas Prof. Raymond.
Tanaman meniran telah melalui uji klinis untuk berbagai penyakit, salah satunya untuk pasien TBC, hepatitis, infeksi saluran pernapasan akut, dan campak Jerman. Prof. Raymond juga mengatakan, Stimuno melakukan uji klinis meniran untuk infeksi virus SARS-COV-2 gejala ringan hingga sedang. Bahkan keamanan dan efektivitas Stimuno untuk penggunaan jangka panjang juga sudah dibuktikan melalui uji klinis pada penelitian.
"Keuntungan Klinis Phyllanthus niruri L (Meniran) sebagai Imunostimulator pada pasien TB paru-paru oleh Munawar ML dkk. Uji klinis ini menunjukkan bahwa Stimuno tidak memiliki efek samping secara signifikan pada penggunaan jangka panjang selama 6 bulan," paparnya.
"Dengan demikian Stimuno sebagai imunomodulator dapat digunakan untuk memperbaiki sistem imun untuk pencegahan maupun terapi pada pasien dengan berbagai infeksi virus,” imbuh Prof. Raymond.
