5 Alasan Metode Nyamuk Wolbachia Bakal Efektif Tekan Wabah DBD

Nyamuk.
Sumber :
  • Times of India

Dalam forum media briefing secara virtual pada Senin 20 November 2023, PB IDI memaparkan rangkuman kajian riset, implementasi dan bukti efektivitas dari metode Wolbachia dalam pengendalian dengue.

img_title Kasus Dengue Global Capai 14,6 Juta dalam Setahun, Ancaman Terus Meningkat

Informasi dan keterangan yang disampaikan PB IDI tersebut itu pun dijelaskan secara lengkap dan komperhensif oleh para narasumber yang kompeten terkait metode bakteri Wolbachia.

img_title Risiko Dengue Meningkat Saat Hujan, Upaya Pencegahan Harus Diperkuat

Ada pun para narasumber tersebut antara lain adalah DR Dr Moh Adib Khumaidi SpOT selaku Ketua Umum PB IDI, Prof DR Adi Utarini MSc MPH PhD sebagai peneliti bakteri Wolbachia dan demam berdarah dari Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan keperawatan UGM, serta Dr Riris Andono Ahmad, BMedSc, MPH, PhD mewakili Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi, Fakultas Kedokteran, kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM.

Dalam kesimpulan dari pemaparannya, setidaknya ada 5 poin yang menjadi dasar alasan mengapa pelaksanaan program penebaran mentode nyamuk Wolbachia dinilai bakal aman dan efektif untuk membasmi penyebaran DBD di beberapa wilayah di Tanah Air.

img_title Anak-anak Paling Rentan Terpapar, Kenali Gejala Awal hingga Fase Kritis DBD

Berikut rangkuman 5 poin kesimpulan dari pemaparan keterangan oleh PB IDI tersebut:

• Wolbachia bukan rekayasa genetik, aman bagi manusia, hewan dan lingkungan

• Risiko intervensi Wolbachia untuk pengendalian dengue dapat diabaikan.

• Riset Wolbachia di Yogyakarta menghasilkan bukti ilmiah terbaik, menurunkan 77% kejadian dengue dan 86% rawat inap akibat dengue.

• Kebijakan kementerian kesehatan telah didasarkan oleh analisis risiko, bukti ilmiah terbaik, rekomendasi AIPI dan rekomendasi WHO VCAG.

• Implementasi intervensi Wolbachia sebagai pelengkap dari program pengendalian Dengue memerlukan kepemimpinan pemerintah, dukungan kuat dari pemangku kepentingan dan penerimaan masyarakat.

Enesis Group, Soffell

Cegah DBD, Enesis Group dan Soffell Geber Kampanye Promotif Asean Dengue Day 2026

Enesis Group dan Soffell menggandeng Kementerian Kesehatan menggelar program "Asean Dengue Day 2026", guna mendukung upaya promotif-preventif Pencegahan DBD di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut